Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Resistan dengan KAMI

Menko Polhukam, Mahfud MD.

Jakarta, Sumselupdate.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak pernah menolak atau mempermasalahkan eksistensi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Menurutnya, yang selama ini ramai mempermasalahkan keberadaan dan berbagai dinamika politik terkait eksistensi KAMI tersebut, hanyalah antarkelompok masyarakat yang pro-kontra saja.

Read More

“Pemerintah juga tidak pernah resistan dengan KAMI, atau Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia itu,” kata Mahfud, Selasa (29/9/2020).

“Coba saya ingin tahu siapa pihak dari pemerintah yang pernah menolak KAMI? Tidak ada. Itu kan antara rakyat dengan rakyat saja,” ujarnya.

Meski demikian, dinamika terkait eksistensi KAMI ini diakui Mahfud merupakan hal yang bagus sebagai bagian dari proses demokrasi di Tanah Air.

Asalkan, hal itu jangan sampai berujung pada segala sesuatu yang berbau anarki, sehingga berpotensi mengganggu tatanan bermasyarakat dan menimbulkan keresahan.

Bagi pemerintah sendiri, Mahfud mengakui, bahwa pemerintah telah bersepakat untuk tidak berkomentar terkait keberadaan KAMI itu sendiri sebagai sebuah entitas politik.

Di sisi lain, lanjut Mahfud, pemerintah pun mengaku senang bahwa masih banyak pihak yang berbeda pendapat dengan pemerintah. Sehingga, pemerintah sendiri punya alat kontrol dalam setiap upaya pengambilan kebijakan atau keputusan.

“Kadangkala kita di pemerintah senang juga dengan adanya perbedaan pendapat itu. Karena kemudian ada alasan untuk mengambil keputusan,” kata Mahfud.

“Misalnya ada kecenderungan dari sebagian pihak, maka akan ada yang menolak karena di sebagian masyarakat sudah timbul pandangan-pandangan yang misalnya berlawanan. Nah itu ada gunanya juga (sebagai pertimbangan), itulah demokrasi,” ujarnya. (adm3/vvn)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.