Lubang Besar Menganga di Pertigaan Jalan di Pagaralam, Lakalantas Acapkali Terjadi

Lubang besar di pertigaan jalan dari arah Terminal Nendagung, Kota Pagaralam menuju Desa Tanjung Payang maupun Desa Tinggi Ari.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Masyarakat pengguna jalan dari arah Terminal Nendagung, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan menuju Desa Tanjung Payang maupun Desa Tinggi Ari, patut meningkatkan kehati-hatian.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, persis di pertigaan jalan menuju dua desa tersebut terdapat lubang menganga. Rusaknya ruas pertigaan jalan tersebut, mengakibatkan terjadinya beberapa insiden kecelakaan.

Pasalnya, pengemudi kendaraan yang datang dari arah Desa Tanjung Payang menuju Terminal Nandagung yang tidak waspada bisa terjebak masuk ke lubang yang menganga tersebut.

Joni Lemson (29) seorang warga di sekitar lokasi jalan berlubang tersebut kepada Sumselupdate.com, Minggu (11/10/2020) mengaku, sudah dua kali mendapati pengendara motor terjatuh karena masuk lubang tersebut.

“Lubang ini tidak terlihat jika dari jauh, jadi sering sekali pengendara baik roda dua maupun roda empat terperangkap dan tidak dapat menghindari lubang ini. Akibatnya ada pengguna jalan yang menggunakan motor mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Bahayanya lagi, menurut Joni, lubang ini berada tepat di persimpangan dengan tiga arah.

“Karena sudah sering menjadi penyebab kecelakaan warga sekitar dengan bahan seadanya melakukan perbaikan dengan menimbun lubang dengan tanah namun tidak lama tanahnya terbawa air hujan dan jalan kembali berlubang,” katanya.

Senada dikatakan Rendi (30), pengemudi kendaraan yang setiap hari melintas di ruas jalan tersebut.

Menurutnya, lubang di pertigaan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan.

Dikatakannya, warga belum lama ini memperbaiki lubang tersebut dengan menggunakan semen dicampur pasir.

Namun karena di jalan tersebut banyak kendaraan besar yang melintas, maka upaya tersebut sia sia, sehingga jalan kembali rusak.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini agar tidak menimbulkan korban jiwa. Karena untuk memperbaikinya dinilai tidak perlu biaya besar hanya menambalnya menggunakan aspal yang sesuai standar,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.