LSI: Non Muslim Pun Salahkan Pernyataan Ahok dan 65,7 Persen Responden Sebut Penistaan Agama

Jumat, 11 November 2016
Ilustrasi

Jakarta, Sumselupdate.com – Hasil penelitian dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dikomandoi Denny JA menunjukan, mereka yang menilai pernyataan Ahok soal Al Maidah 51 sebuah kesalahan merata di semua segmen masyarakat. Baik mereka yang laki-laki maupun perempuan, berpendidikan tinggi maupun rendah, ekonomi mapan maupun “wong cilik”, bahkan di kalangan muslim ataupun non-muslim.

Di pemilih Muslim, mereka yang menyatakan Ahok bersalah sebesar 77,9 persen. Sementara di pemilih non-Muslim yang menyatakan Ahok bersalah sebesar 21,20 persen.

“Ada 33,30 persen mereka yang non-Muslim yang menyatakan Ahok tidak bersalah. Sementara sebesar 45,0 persen dari pemilih non-Muslim tidak bersikap,” ujar peneliti LSI Adjie Al Faraby, Kamis (10/11).

Di kalangan pemilih Islam, mereka yang Muslim dan menjadi anggota organisasi Islam, cenderung lebih besar persentasenya menyalahkan Ahok soal pernyataan mengutip surah al-Maidah 51, dibanding mereka yang tidak berafiliasi sama sekali.

Advertisements

Baik anggota NU, Muhammadiyah, FPI, rata-rata di atas 80 persen menyalahkan Ahok. Sementara yang tidak berafiliasi dengan ormas Islam mana pun sebesar 64,80 persen menyatakan Ahok Salah.

Muslim yang taat, yang salah satu indikator yang digunakan adalah sering sholat lima waktu di masjid, juga lebih besar menyalahkan Ahok (80,5 persen) dibandingkan mereka yang kurang taat (72,40 persen).

Selain menilai pernyataan Ahok sebagai sebuah kesalahan, mayoritas publik pun menyatakan bahwa pernyataan Ahok soal Al Maidah Ayat 51 adalah sebuah bentuk penistaan agama.

Ini adalah persepsi publik, terlepas dari proses hukum yang berjalan. Sebesar 65,7 persen menyatakan bahwa pernyataan Ahok yang menyentil surah al-Maidah ayat 51 adalah bentuk penistaan agama.

“Dan hanya 13.5% yang menyatakan pernyataan Ahok bukan penistaan agama. Mayoritas publik pun mendukung adanya proses hukum terhadap Ahok meskipun Ahok telah meminta maaf. Sebesar 63,7 persen menyatakan mendukung proses hukum terhadap Ahok,” ujarnya. (shn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.