LPJK Sumsel: SDM Masih Menjadi Kendala Untuk Pemanfaatan Hasil SDA

Selasa, 25 April 2017
Ketua LPJK Sumsel, Iwan Riadi.

Palembang, Sumselupdate.com – Potensi Sumber Daya Alam belum bisa termanfaatkan dengan baik seiring masih adanya beberapa kendala yang menghambat, di antaranya masih minimnya tenaga ahli, teknologi dan rantai pasokan.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Sumsel, Iwan Riadi, Selasa (25/4/2017) mengatakan hal tersebut terkait dengan beberapa kendala yang dihadapi dalam banyak program prioritas.

Read More

“Kita harus terlibat menanggulangi kendala ini. Semua pihak secara bersama-sama dengan pemerintah, akademisi serta ahli, memaksimalkan potensi dalam menggenjot pembangunan,” tegasnya.

Ia mengatakan, pontesi yang ada seperti pendidikan dan pelatihan tenaga ahli maupun tenaga kerja. Peningkatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan dapat bekerjasama dengan perguruan tinggi.

“Pertama tentunya, tenaga ahli dan tenaga kerja harus terampil. Modal juga harus cukup, baik itu berasal dari pemerintah pusat dan daerah, juga dari pihak ketiga sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kemampuan peralatan dan teknologi mutakhir pun harus ditingkatkan agar menghasilkan pembangunan dengan kualitas terbaik. Karena sudah memasuki tingkatan internasional maka ia menjadikan itu sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Aspek selanjutnya yang harus ditingkatkan adalah rantai pasokan atau material yang dibutuhkan untuk pembangunan. Saya berharap Sumsel tidak hanya menghasilkan barang mentah tetapi juga memproduksi material secara mandiri,” ucapnya.

Disampaikannya, material harus dioptimalkan karena investor sudah banyak yang masuk untuk membangun pabrik. SDA harus dikembangkan untuk pembangunan seperti pabrik semen. PT Indo Semen telah membangun pabrik di Sumsel.

“LPJK sebagai lembaga yang melaksanakan pengembangan jasa konstruksi, terus mendorong peningkatan potensi konstruksi di Sumsel. Meski Sumsel sudah lama dikenal karena keunggulan potensi konstruksi, namun tidak dikembangkan dan belum dikelola dengan baik. Potensi ini harus dirangsang.  Sumsel ini potensi sudah ada, tenaga kerja sudah ada, material pendukung pun demikian, harusnya Sumsel untuk urusan konstruksi dan pembanguna sudah bisa jadi skala intenasional,” ucapnya. (adi) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts