Lindungi Petani, Dorong Petani di Empat Lawang Ikut Asuransi, Ini Keunggulannya

Selasa, 24 Agustus 2021
Ilustrasi petani yang tengah merawat lahan padinya.

Laporan: Mutaqim Alparizi

Tebing Tinggi, Sumselupdate.com Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang mengingatkan lahan pertanian harus dijaga dari berbagai potensi yang mengancam, seperti cuaca ekstrem dan serangan hama.

Read More

Pasalnya, bila tidak terjaga, gagal panen bisa saja terjadi kapan saja. Hal tersebut juga akan berimbas terhadap ketahanan pangan.

Adapun, salah satu solusi terbaik untuk menjaga pertanian adalah dengan asuransi.

“Asuransi bisa membuat petani beraktivitas dengan tenang. Sebab, kerugian yang ditimbulkan akibat gagal panen bisa diganti dengan klaim. Petani tidak hanya terhindar dari kerugian, tetapi juga bisa kembali bersiap untuk menanam,” kata Kepala Dinas Pertanian Empat Lawang, Dadang Munandar.

Ia pun mendorong petani untuk mengikuti asuransi pertanian, seperti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

“Cara untuk mengikuti dan mencari informasi mengenai asuransi bisa gabung ke kelompok tani (poktan),” tuturnya.

AUTP, katanya tidak memberatkan petani karena premi yang dibayarkan cukup ringan.

“Preminya sebesar Rp180 ribu per hektar per meter  dan nilai pertanggungannya sebesar Rp6.000.000 per hektar per meter,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut, ia menuturkan, asuransi tersebut memberikan perlindungan terhadap serangan hama penyakit, banjir, dan kekeringan.

“Program AUTP ini bisa membantu petani padi di Empat Lawang yang terpaksa memanen padi lebih awal, agar terhindar dari kerugian,” ujarnya.

Bahkan Dinas Pertanian katanya, telah berulang kali memberikan sosialisasi agar petani lebih serius merawat padi. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts