Libatkan UMKM, Program Susu Gratis Prabowo-Gibran Dapat Dukungan  Masyarakat

Writer: - Jumat, 8 Desember 2023
Prabowo-Gibran.

Jakarta, sumselupdate.com –Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) bakal memberikan makan siang gratis dan bantuan gizi kepada 82,9 juta orang jika terpilih dalam kontestasi Pilpres 2024.

Dalam pelaksanaan program tersebut, pasangan ini berkomitmen  melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk pendistribusiannya

Read More

Menanggapi hal itu, pelaku UMKM dari Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Raka Aditya menyambut baik komitmen Prabowo-Gibran  membangun kerja sama dengan pengusaha lokal untuk pendistribusian program pemberian makan siang gratis bagi anak di Indonesia.

Menurut dia, hal itu sebagai bukti program tersebut konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Sebab, bukan hanya  meningkatkan gizi, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian nasional di sektor rill karena melibatkan  pelaku usaha rakyat di seluruh daerah.

“Salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat adalah bertumbuh kembangnya UMKM. Para pelaku UMKM dengan segala jenisnya tentu menjadi bagian pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Usaha susu hingga kuliner bagian dari usaha rakyat,  bisa berperan sentral dalam rangka pelaksanaan program makan siang gratis,” kata Raka Aditya kepada wartawan, Jumat (8/12).

Baca juga : Mawardi Yahya, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran, Yakin Sumsel Unggul 60 Persen

Koordinator penggerak UMKM di Banten ini menjelaskan, dengan melibatkan para pelaku UMKM dalam program makan dan susu gratis yang dilakukan  Prabowo-Gibran, menjadi angin segar bagi mereka disaat tingkat jual beli sedang melemah.

“Para pelaku UMKM susu dan kuliner inilah yang membantu menyediakan sekaligus mendistribusikan sesuai mekanisme teknis yang ditetapkan. Dan satu lagi catatannya, pelaku UMKM tersebut juga  menjadi pengawas keberlangsungan program tersebut karena mereka yang melaksanakan,” jelasnya.

Raka Aditya mendorong agar  pelaksanaannya diatur standar operasional prosedur atau SOP program pembagian makan siang gratis yang mengatur detail pelaksanaan program dan tempat pelaku UMKM terpilih itu dekat/mudah dijangkau.

Artinya, kata Raka Aditya, peluang pengusaha besar monopoli program ini sulit terjadi, karena dikontrol langsung   penggerak UMKM di bawah.

Baca juga : Jadi Tim Kemenangan Daerah, Mawardi Yahya Targetkan 60 Persen Suara Prabowo-Gibran di OKU Timur

“Hal ini sekaligus juga memudahkan proses kontrol penerima manfaat program dan UMKM terpilih pelaksana program. Jadi seandainya terjadi penyelewengan program semisal dimonopoli pejabat, ya masyarakat bisa melaporkan hal tersebut,”tuturnya.

“Jaringan dan struktur pemerintahan di Indonesia ini kan sudah sangat mengakar,  mulai pucuk pimpinan negara/presiden sampai pada struktur paling bawah yang diwakili ketua dan perangkat RT (Rukun Tetangga). Sehingga penerima manfaat dan pelaksana program/UMKM-nya benar-benar dari seleksi riil masyarakat,” tambahnya.

Dikatakan Raka Aditya, dengan program makan siang gratis  Prabowo-Gibran sedang menyiapkan generasi masa depan yang unggul, khususnya mencegah terjadinya stunting sejak dini.

“Prabowo-Gibran sedang menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul, ini menjadi salah satu concern utama program mereka. Sebagai pelaku dan koordinator UMKM, pastinya kami mendukung program tersebut, karena bukan hanya untuk masa depan anak bangsa, tetapi juga membantu meningkatkan ekonomi  pelaku UMKM di Indonesia,”katanya.

“Ke depan bonus demografi akan menjadi salah satu faktor keuntungan bagi bangsa Indonesia dan tentu dengan sumber daya manusia yang unggul. Memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak sejak dini adalah langkah konkrit menyiapkan generasi emas Indonesia,”tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan program makan gratis ini bakal melibatkan UMKM, Badan Usaha Milik Desa, hingga koperasi. Sementara konglomerat dan perusahaan besar akan dilarang terlibat.

“Yang suplai barang, apakah  ayam atau kacang hijau, telur, nasi dan sebagainya, ikan, harus UMKM dan harus UMKM lewat Bumdes dan koperasi,” kata Hasim di Rumah Pemenangan Relawan Prabowo, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2023).

“Tidak boleh lagi konglomerat  ikut dalam program ini, termasuk saya,” paparnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts