Jakarta, Sumselupdate.com – Walikota Palembang H Harnojoyo didaulat memberikan sambutan di hadapan Walikota/Bupati se-Indonesia yang hadir pada penandatanganan nota kesepahaman Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (13/3).
Bukan tanpa alasan, Harnojoyo memberikan sambutan dalam penandatanganan MoU Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi melalui Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2019 antara Kementerian ESDM dan Walikota/Bupati se-Indonesia itu karena Palembang telah lebih dahulu mendapat pembangunan jaringan gas dari daerah lain di Indonesia.
Harnojoyo mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga bagi warga Kota Palembang. Menurutnya, semua itu bertujuan untuk efisiensi dan mengubah prilaku masyarakat sehingga tidak lagi menggunakan tabung gas elpiji.
“Kami mendukung pembangunan jargas ini. Wujud dukungannya adalah dengan percepatan proses perizinan, serta penanganan dampak dari pembangunan jaringan gas bumi,” ujarnya.
Dihadapan Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, Harnojoyo menjelaskan, pembangunan jaringan gas bumi telah tertuang dalam perencanaan RTRW serta RPJMD Kota Palembang 2019.
Mengingat dampak positif bagi masyarakat, Pemerintah Kota Palembang mengajak seluruh kabupaten/kota di Indonesia untuk mendukung pembangunan jargas sebagai upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan, pembangunan jaringan gas rumah tangga merupakan bagian dari upaya diversifikasi energi yang dilakukan pemerintah. Pada ini melalui APBN Kementerian ESDM akan membangun 78.216 jargas di 18 kabupaten/kota di Indonesia.
“Kami berharap Bupati/walikota dapat membantu percepatan proses perijinannya. Dan kami berharap pembangunannya selesai di 2019,” ujarnya.
Pada tahun ini, Kementerian ESDM akan membangun 6.034 jaringan gas sambungan rumah tangga (SR) di Kota Palembang untuk 5 kecamatan. Distribusi pembangunannya meliputi Kecamatan Sematang Borang di Kelurahan Srimulyani 974 SR dan Kelurahan Lebung Gajah 1.024 SR.
Kemudian Kecamatan Sako, di Kelurahan Sako 1.371, Kecamatan SU I di Kelurahan 7 Ulu 374, Kecamatan SU II di Kelurahan Tangga Takat 637 SR, Kecamatan Jakabaring di Kelurahan 8 Ulu 856 SR dan Kelurahan 15 Ulu 798 SR. (syd)











