Lagi, Penodong di Bawah Ampera Diringkus Tim Ranmor Polrestabes Palembang

Satu laku pemalak dan penodong yang kerap beraksi di bawah Ampera berhasil ditangkap.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang kembali menangkap pemalak dan penodongan di Taman Skate Board tepatnya di bawah Jembatan Ampera, Jalan Palembang Darussalam, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Rabu (29/12/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Pelaku tersebut adalah AR (16), warga Jalan Dwikora 2, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang.

Korban dari keganasan gerombolan pemalak ini adalah Andreyas Adi Saputra (25) yang saat kejadian sedang berjalan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Lalu datang enam orang pria tidak dikenal, langsung mendekati korban dan meminta paksa rokok.

Karena takut, korban memberikan rokok kepada enam pemalak ini. Namun, salah satu pelaku  meminta uang kepada korban sambil menodongkan gunting ke perut korban.

Melihat benda tajam, ketakutan korban membuncah dan seketika mengeluarkan dompet dari saku celana dan salah satu pelaku langsung merampas dompet korban yang berisi uang Rp3,5 juta.

Gerombolan pelaku kemudian langsung pergi meninggalkan korban di TKP. Tidak terima korban lalu membuat laporan  ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

“Benar, Sat Reskrim Polrestabes Palembang khususnya Unit Ranmor telah mengamankan seorang tersangka penodongan yang terjadi di Taman Skate Board. Tersangka kini sudah diamankan ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, diruang kerjanya, Selasa (1/3/2022).

Kasat mengatakan dengan ditangkapnya tersangka AR berarti sudah tiga tersangka yang sudah diamankan dari enam orang pelaku pemalak ini.

“Untuk tiga tersangka yang masih DPO diminta menyerahkan diri, karena sampai kapanpun akan dikejar Unit Reskrim,” jelas Kompol Tri Wahyudi juga didampingi Kanit Ranmor, Iptu Irsan Ismail.

Kompol Tri Wahyudi menambahkan saat ini tersangka sedang diperiksa lebih dalam terkait aksinya dan diamankan juga barang bukti satu buah dompet warna hitam berisikan uang tunai Rp500 ribu, satu helai baju kemeja pendek warna abu-abu.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.