Palembang, Sumselupdate.com — Kuasa hukum mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, membantah kliennya menerima aliran dana dari proyek pembangunan Pasar Cinde Palembang.
Alex Noerdin kembali diperiksa oleh penyidik Pidsus Kejati Sumsel, pada Rabu (16/7/2025). Terkait pemeriksaan itu, kuasa hukum Alex Noerdin, Titis Rachmawati, didampingi Ridho Junaidi, menegaskan tidak ada aliran dana ke kliennya atas masalah kasus tersebut.
“Kami membenarkan adanya pemeriksaan tambahan terhadap klien kami mantan Gubenur Sumsel AN, di Kejati Sumsel dari pukul 09.30 WIB hingga 14.00 WIB,” ucap Titis, saat konferensi pers di kantornya, pada Rabu (16/7/2025) sore.
Untuk keadaan kesehatan AN sendiri saat pemeriksaan, diakui Titis, sebetulnya belum pulih seratus persen usai operasi empedu.
“Jadi memang sedikit agak lesu, karena kita harus hormati proses hukum, jadi kita penuhi panggilan, dan pada saat pemeriksaan berjalan lancar, bisa menjawab seluruh pertanyaan penyidik,” tegasnya.
Titis menerangkan, tim penyidik Kejati Sumsel meminta keterangan dari kliennya AN banyak terkait kebijakan-kebijakannya selama menjabat sebagai Gubernur Sumsel.
“Itu yang terkait pasar Cinde, namun tadi ada pertanyaan satu tentang aliran dana, tapi tidak ada aliran dana kepada Pak AN,” tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, setalah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan/pekerjaan kerjasama nitra bangun guna serah antara Pemprov Sumsel dengan PT MB tentang pemanfaatan barang milik daerah berupa tanah di jalan Sudirman Kawasan Pasar Cinde Palembang tahun 2016-2018.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin diperiksa oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel, sebagai tersangka kasus tersebut.
Alex Noerdin diperiksa sebagai tersangka dari jam 09.30 hingga jam 14.00 WIB.
Hal ini dibenarkan langsung oleh Kasi Penkum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari SH MH, saat dikonfirmasi Rabu (16/7/2025).
“Ya, hari ini tim penyidik pidsus memeriksa AN mantan Gubernur Sumsel, sebagai tersangka kasus tersebut. Adapun agenda pertanyaan informasi dari penyidik ada 40 pertanyaan yang ditanyakan kepada tersangka AN,” tutur Vanny.
Vanny juga mengakui kalau mantan gubernur Alex Noerdin dalam kondisi sakit.
“Kemarin AN habis sakit, jadi memang kita kejar, cuma 40 pertanyaan dan banyak materi yang didapat oleh tim penyidik. Kita juga melakukan pendalaman alat bukti dan aliran dana,” tutupnya. (**)











