KTNA XIII di MUBA Bakal Ditandai dengan Tradisi Tumbuk Lesung Padi

Minggu, 26 Mei 2019
Bupati Muba Dodi Reza Alex.

Sekayu, Sumselupdate.com – Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA-KTNA) XIII Se-Sumatera Selatan akan dilaksanakan pada 24-28 Juni 2019 mendatang. Kabupaten Musi Banyuasin kali ini menjadi tuan rumah perhelatan akbar tersebut.

Berbagai kearifan lokal akan ditampilkan pada kegiatan tersebut. Salah satu yang akan ditampilkan ialah tradisi penumbukan lesung padi.

Read More

“Saat opening ceremony (pembukaan acara resmi, red) nanti akan ditandai dengan kegiatan penumbukan lesung padi yang tentunya sangat sesuai dengan tema kegiatan PEDA KTNA ini. Nanti juga akan ada beberapa Tarian tradiosional yang nantinya akan ditampilkan saat pembukaan,” kata Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin.

Sebagai tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, lanjut Dodi, Muba harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik, dan semua OPD wajib terlibat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. “Harus kita pahami dahulu semua yang dibutuhkan dan diperlukan sehingga sebagai tuan rumah yang baik sudah sepantasnya kita memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dodi Reza

Koordinasi yang intens antar OPD, tambahnya, perlu dilakukan karena PEDA KTNA bukan kegiatan yang dilaksanakn satu hari.

Sementara Itu Plt Kadispora Muba M Fariz Sstp MM menjelaskan, rangkaian Tumbuk Lesung Padi nantinya akan dilengkapi dengan properti lima kayu penumbuk dan sebuah lesung ukuran besar. “Tradisi ini kan biasanya dilakukan secara gotong royong dengan jumlah pelaku disesuaikan berdasarkan kebutuhan ukuran lesung yang digunakan,” terangnya.

Fariz juga menambahkan, bahwa dalam kegiatan tumbuk lesung, ada keunikan seperti mengeluarkan suara saat prosesi tumbuk lesung dengan nada yang khas. Selain itu juga sebagai salah satu falsafah gotong royong dalam kehidupan masyarakat kita Indonesia terkhusus masyarakat Muba yang suka bergotong royong.

“Tradisi tumbuk lesung kita angkat sebagai budaya yang harus kita lestarikan sehingga tidak menjadi menjadi kenangan, oleh sebab itulah maka tradisi tunbuk lesung budaya ini harus tetap dikenalkan agar tidak hilang, dan pembukaan PEDA KTNA XIII di Muba nantinya merupakan momentum yang tepat untuk mempertunjukannya,” jelasnya.(est/*)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts