Korban Tewas Tabrak Buntut Truk, Ternyata Honorer Dishub Palembang

Kamis, 9 Februari 2023
Hariyanto, Kepala Terminal UPTD 7 Ulu Dishub Kota Palembang.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang membenarkan status korban tewas merupakan staf honorer yang bertugas di Terminal UPTD 7 Ulu Dishub Kota Palembang.

Read More

Korban adalah Jamal Nasrullah (30), pegawai honor Dinas Perhubungan Kota Palembang yang tinggal di Jalan Tulang Bawang 8, Kelurahan Sematang Borang, Palembang.

Identitas korban diungkapkan Hariyanto, Kepala Terminal UPTD 7 Ulu Dishub Kota Palembang. Dia membenarkan bahwa korban merupakan staf yang bertugas di kantornya.

“Dia adalah staf kami berstatus pegawai honorer, informasi dari rumah tadi pagi korban mau berangkat ke kantor,” jelasnya.

Kini jasad korban tengah berada di Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Mohamad Hoesin Palembang.

“Kabarnya korban hari ini juga akan disemayamkan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor dan truk tronton pengangkut CPO.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Letkol Nur Amin, Boom Baru, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2 Palembang, Kamis (9/2/2023) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Fadilah Ermi membenarkan peristiwa kecelakaan yang menewaskan seorang pegawai Dishub Kota Palembang.

“Benar telah terjadi kecelakaan, korban tewas ditempat dari seragam yang dipakai pakaian Dinas Dishub dengan nama Jamal,” ucapnya

Namun ia tak bisa lebih merinci menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Namun ia menyebut  korban saat kejadian mengendarai sepeda motor yang mengalami kecelakaan dengan truk pengangkut CPO yang hendak bongkar muat di PT PKP yang berada di kawasan Boom Baru.

“Mereka satu arah dari arah Tiga Ilir menuju Simpang Pomal TNI AL, tepat di depan pintu keluar dari PT TOP yang ada di Jalan Letkol Nur Amin, ” ujarnya.

Kini jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Mohamad Hoesain Palembang.

Sementara menurut saksi Ujang (68) seorang petugas keamanan di PT TOP, menyebut korban tewas setelah menabrak truk tronton CPO.

Ia juga membenarkan korban melaju dengan kecepatan tinggi, selain itu ia mengaku bahwa korban mengenakan pakaian dinas perhubungan kota Palembang.

“Truk itu awalnya parkir dak jauh dari lokasi, nah truk itu melebar ke tengah karena mau bongkar muat, disaat itu motor tersebut ngebut akibat tak bisa menghindar. Akhirnya menabrak bagian belakang truk tersebut,” ucapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts