KONI Desak Tuan Rumah Tetapkan Cabor Porprov

Suasana pertemuan KONI Sumsel dengan KONI Prabumulih.

Palembang, sumselupdate.com – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XII-2019 di Kota Prabumulih merupakan “Porprov Prestasi”. Artinya bukan lagi Porprov Pembinaan seperti pada Porprov XI di Palembang 2017.

“Jadi Porprov 2019 di Prabumulih nanti akan mengacu pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Bengkulu 2019 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Kita mencari atlet terbaik pada Porprov nanti yang akan turun pada Porwil dan PON,” kata H Dhennie Zainal wakil ketua I KONI Sumsel usai menerima kunjungan ketua KONI Kota Prabumulih di KONI Sumsel, Rabu (9/1/2019).

Bacaan Lainnya

Lanjut Dhennie, sapaan akrabnya, pembatasan usia berdasarkan peraturan Pengurus Besar (PB) cabor masing-masing.

“Misal pada PON nanti cabor sepak bola maksimal 23 tahun artinya sepak bola Porprov maksimal 21 tahun. Begitu juga atletik seandainya maksimal 35 tahun di PON berarti pada Porprov tidak boleh lebih dari 32 tahun,” terang dia.

KONI Provinsi Sumsel juga mendesak Prabumulih agar segera menetapkan cabang olahraga (cabor). Penetapan cabor merujuk pada persiapan venue. “Mana saja cabor yang siap. Karena daerah lain harus segera mempersiapkan diri. Ya, kalau hanya siap 26 cabor ya, 26 cabor saja. Penetapan cabor berkaitan dengan buku panduan umum, sembilan bulan sebelum pelaksanaan sudah harus dikirim,” tukas dia.

Sementara itu H Daud Rotasi ketua umum KONI Prabumulih mengatakan anggaran Porprov belum ada kepastian. Pihaknya berharap KONI Sumsel sebagai pemilik kegiatan untuk bisa membantu. “Kita masih terkendala akomodasi. Penginapan untuk para atlet masih terbatas. Namun kami akan usahakan kemungkinan bisa mengunakan rumah-rumah penduduk,” terang dia.

Untuk cabor sendiri Prabumulih baru siap 26 cabor. Bahkan tiga venue diantaranya sudah siap. Yakni renang, menembak dan voli indoor. “Panjat tebing sudah ada satu tower lead. Untuk tower speed kita belum punya dan akan dibangun. Sedangkan stadion masih butuh dana Rp 30-40 M untuk menyelesaikan,” tukas dia. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.