Komisi II DPRD Sumsel Kunker ke Muba

Komisi II DPRD Sumsel Kunker Ke Muba

Sekayu, Sumselupdate.com – Komisi II DPRD Provinsi Sumsel melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kunker itu dalam rangka sinkronisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan serta monitoring target dan realisasi pendapatan Asli Daerah 2016 Kabupaten Muba.

Anggota DPRD Sumsel ini diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Sohan Majid, MM di ruang rapat Bupati Muba, Senin (14/3).

Dalam sambutannya, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel, H Joncik Muhammad mengatakan,  tujuan dari kunker ke Pemkab Muba dalam rangka mensinkronisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan.

“Kami rombongan dari komisi II DPRD Provinsi Sumsel akan menyerap aspirasi dari berbagai pihak khususnya Pemkab Muba dalam melakukan kebijakan yang nantinya akan dituangkan dalam perda yang tetap melindungi masyarakat dan nantinya akan dibahas di DPRD Provinsi Sumsel agar segera direalisasikan demi tercapainya zero untuk asap dan persiapan sambut Asian Games 2018 di Sumsel,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Sohan Majid, MM  mengatakan, terkait kondisi geografis di wilayah Muba, bahwasannya isu utama permasalahan kebakaran hutan dan lahan, yaitu 90 persen adalah faktor manusia dan faktor alam.

“Banyak dampak yang dihadapi akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini, tentu tidaklah mudah namun kita yakin dengan bekerja bersama-sama dari berbagai pihak khususnya pemerintah dan saling mendukung demi terwujudnya zero untuk kebakaran hutan dan lahan, untuk Pemkab Muba sendiri telah melakukan kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan,dengan pencegahan terhadap kebakaran dan membuat regu masyarakat Peduli asap (MPA) di bawah Dinas Kehutanan kabupaten Muba,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua komisi III DPRD Provinsi Sumsel, Muhammad F Ridho, ST, MT menyampaikan imbauan dari Gubernur Sumsel bahwa di tahun 2018 Pemkab tidak lagi meninggalkan utang.

“Oleh karena itu kepada struktur di bagian pendapatan Kabupaten Muba, baik pajak daerah, retribusi daerah maupun hasil pengolahan kekayaan daerah agar lebih agresif untuk meningkatkan PAD, jangan terlena hanya terhadap hasil gas dan bumi saja,” tukasnya. (est)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.