Kodam II/Swj Kirim 15 Atlet Pada Lomba Orienteering di Malang

Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han) saat melepas anggota TNI yang akan berlaga di kompetisi Outeering.

 Palembang, Sumselupdate.com – Kodam II/Sriwijaya  memberangkatkan 15 atlet Orienteering andalannya untuk ikut berlomba pada Event Piala Panglima TNI Ke – IV Tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Kota Wisata Batu, Malang – Jawa Timur.

Lomba Orienteering sendiri akan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal  7 sampai dengan 9 Desember 2018 mendatang, dengan menggunakan 2 zona yaitu di Unbra Fores dan di daerah latihan Pusdik Arhanud.

15 atlet tersebut langsung dilepas oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, psc., M. Tr (Han)  yang akan berjuang sebagai Kontingen Orienteering Kodam II/Swj yang akan mengikuti perlombaan di Malang

Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, mengucapkan selamat berlomba kepada Kontingen Orienteering Kodam II/Swj untuk berkompetisi dengan kontingen Orienteering dari daerah lainnya.

“Tunjukkan kemampuan dan dedikasi yang tinggi kepada Kodam II/Swj untuk meraih hasil yang maksimal,” ungkap Kasdam ll/Swj Brigjen TNI Syafrial, saat memberangkatkan Kontingen Orienteering Kodam II/Swj, Kamis (6/12/2018).

“Kerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk meraih prestasi terbaik dan jangan lupa perhatikan faktor keamanan dalam berlomba, ” kata Kasdam.

Adapun Kontingen Kodam II/Swj yang dipimpin oleh Katopdam II/Swj Kolonel Ctp Ir Amirullah Idris, diikuti oleh Irdam II/Swj, para Asisten dan  para Dan/Kabalakdam II/Swj.

Untuk diketahui, Kejuaraan ini merupakan kejuaraan nasional orienteering yang pertama kali bagi Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) bekerja sama dengan Asosiasi Orienteering Militer Indonesia (AOMI). Kejuaraan ini juga didukung penuh oleh Pengprov FONI dari seluruh Indonesia serta, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Kompetisi ini akan dibagi dalam beberapa kelas, yakni Sprint Distance, Middle Distance, dan MTBO. Selain itu, kejuaraan ini akan mengacu kepada Competition Rules For International Orienteering Federation (IOF).

Sebagai informasi, orienteering merupakan sebuah kegiatan berbasis outdoor untuk menguji kemampuan navigasi, kecepatan, dan ketepatan. Untuk melakukan orienteering ini membutuhkan peta dan juga kompas. Ini digunakan untuk menemukan titik-titik atau objek tertentu selama orienteering.

Awal mulanya orienteering muncul di Swedia dan diciptakan untuk kepentingan militer, yaitu melatih kemampuan navigasi darat. Tujuannya adalah untuk bisa melewati atau melintasi tempat-tempat yang belum pernah diketahui sama sekali. Kini, orienteering tumbuh menjadi sebuah cabang olahraga alam yang dilombakan. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.