Ketua Komite II DPD RI Sebut Transformasi BUMN Penting Dukung Perekonomian

Writer: - Jumat, 14 Februari 2025
Ketua Komite II DPD RI, Badikenita Br Sitepu. Foto; Sumselupdate.com/Istimewa.

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua Komite II DPD RI Badikenita Br Sitepu mengatakan, transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sangat penting.

Apalagi, perekonomian Indonesia sekarang masih  bergantung pada investasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menyumbang sekitar 70 persen dari pertumbuhan ekonomi.

Read More

Demikian disampaikan Bedikenita dalam acara Seminar Nasional bertajuk ‘Transformasi BUMN Menjadi Pilar Fundamental Perekonomian Nasional’.

Senator asal Sumatera Utara (Sumut) itu berpandangan optimalisasi BUMN melalui restrukturisasi dan efisiensi diperlukan agar dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan negara melalui dividen dan pajak. Mengingat, investasi skala besar, termasuk peran BUMN masih terbatas.

Bedikenita juga menyoroti dampak globalisasi yang semakin menekan daya saing industri dalam negeri.

Produk impor yang membanjiri pasar domestik menjadi tantangan besar bagi sektor manufaktur dan BUMN yang bergerak di bidang produksi.

Oleh sebab itu, dia menekankan perlu peningkatan nilai tambah produk dalam negeri. Sehingga, Indonesia tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, tetapi juga produsen barang jadi dengan daya saing tinggi di pasar global.

“Transformasi BUMN harus menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan strategi yang tepat, BUMN bisa menjadi pilar fundamental perekonomian nasional,” tuturnya.

Sebagai langkah konkret, Badikenita merekomendasikan sejumlah langkah dalam mentransformasi BUMN.

Antara lain, percepatan adopsi teknologi digital dalam operasional BUMN, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta penguatan tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel.

“Di samping itu, Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN agar lebih berdampak langsung pada masyarakat sekitar,” kata dia.

Di akhir paparannya, Badikenita mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa dan akademisi, untuk terus mengawal transformasi BUMN demi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi SDM & TI Kementerian BUMN Tedi Barata mengamini pentingnya BUMN bertransformasi. Terlebih, BUMN menjadi ‘mesin’ penggerak ekonomi sekaligus pembangunan Indonesia.

Tedi menyampaikan salah satu transformasi yang harus dilakukan BUMN adalah terkait cara berhubungan dengan stakeholder. Menurut Tedi, tanpa stakeholder transformasi tidak akan berjalan dengan mudah.

“Kita mau UMKM juga harus tumbuh bersama BUMN,” kata Tedi.

Dikatakan, bila Menteri BUMN Erick Thohir mendorong agar kementerian yang dipimpinnya bisa melakukan perbaikan pada sektor teknologi. Termasuk, melakukan pembenahan karakter di Kementerian BUMN.

“Jadi Pak Erick Thohir ketika pertama kali jadi Menteri waktu itu ya yang ditransformasi seputar teknologinya bukan bisnis, prosesnya mau dibenarkan seperti apa bukan teknologi langsung dianut tapi pertama adalah transformasi dengan apa dengan kultur membentuk karakter yang baik,” kata Tedi.

Direktur Eksekutif Skala Survei Indonesia (SSI) Abdul Hakim memandang bila sistem BUMN Tanah Air berada di tengah-tengah sosialis dan liberal. Salah satu contohnya, BUMN dijadikan motor utama dalam pembagunan negara.

“Semua sumber kekayaan negara itu dimiliki oleh negara dan dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan masyarakat,” kata Abdul.

Acara Seminar Nasional dengan tajuk ‘Transformasi BUMN Menjadi Pilar Fundamental Perekonomian Nasional’ ini pertama kali digagas Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) dengan bekerja sama Biro Pemberitaan Kesetjenan DPR RI.

Acara ini menghadirkan berbagai narasumber dari DPR RI, DPD RI, Kementerian BUMN, serta akademisi dan mahasiswa dari berbagai kampus.

Kepala Biro Pemberitaan DPR RI, Indra Pahlevi, turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya sinergi antara media dan Parlemen dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Ketika KWP melakukan seminar nasional tentang transformasi BUMN ini menjadi hal yang sangat penting untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa apa yang dikerjakan Parlemen baik DPR maupun juga DPD itu tentu diutamakan untuk masyarakat atau rakyat Indonesia. Saya ucapkan terima kasih pertama kepada KWP yang dipimpin oleh Mas Ariawan atas kegiatan ini, ini membantu kerja-kerja kami,” kata Indra.

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts