Kepergok Mencuri Motor di Asrama Polisi, Residivis Bonyok Diamuk Massa

Selasa, 25 April 2017
Dua pencuri motor diamankan di Mapolsek IB I Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Baru satu bulan menghirup udara bebas, Zulkifli (37) kembali melakukan aksi pencurian sepeda motor, bahkan kali ini pelaku nekat mencuri di Asrama Polisi (Aspol) Talang Gerunik, Jalan Kapten A Rivai, Kecaatan IB I Palembang, Minggu (23/4) sekitar pukul 18.15.

Namun belum sempat membawa kabur kendaraan tersebut, warga Jalan Sidoing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus ini dipergoki pemiliknya, sehingga pelaku langsung dikepung dan dihakimi warga.

Read More

Ditemui di Mapolsek IB I Palembang, Zulkifli menuturkan, saat itu ia turun dari sepeda motor bermaksud untuk mengesekusi kendaraan korban yang sedang di parkir dengan menggunakan kunci duplikat. Namun sial, sebelum sempat mengambil korban melihat dan langsung diteriaki maling.

“Aku tidak tahu kalau itu Aspol. Pas ketahuan JM (DPO) kabur, aku di massa warga,” kata residivis kasus yang sama ini, Selasa (25/4/2017).

Menurutnya, ia mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci duplikat membutuhkan waktu sekitar 10 menit. “Memang pakai kunci duplikat itu lama, makanya ketahuan,” tuturnya.

Sementara, pada Senin (24/4) satu pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Muhajirin, juga tertangkap basah saat hendak beraksi di kawasan tersebut. Tersangka M Hanif, warga Mariana, Banyuasin ini hampir dibakar warga yang kesal dengan aksinya.

Tapi beruntung pelaku dapat diamankan angota Polsek IB I yang datang ke lokasi kejadian. “Sudah dua kali maling, dan ini ketahuan saat mau bawa lari motor itu,” katanya.

Menurut Hanif, dalam melancarkan aksi tersebut ia bersama rekannya, MS (DPO). Dari rumah ia memang sengaja mencari mangsa dan sudah menyiapkan kunci Letter T. “Kurang satu menit, aku metik. Rencananya mau dijual, tapi belum ada yang pemesen. Biasonya satu motor dihargai Rp2 juta,” paparnya.

Kapolsek IB I Palembang Kompol Handoko Sanjaya membenarkan bahwa kedua tersangka sempat dihakimi massa, karena kepergok mencuri sepeda motor. “Untuk saat ini kami masih melakukan pengembangan, karena keduanya saat beraksi tidak sendiri,” tandasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts