Kepergok Curi HP di Dalam Rumah Orang, Istri Penjual Mainan di Palembang Nyaris Dihakimi Massa

Tersangka Erni diperiksa intensif di Polsek Seberang Ulu 1 Palembang lantaran kepergok mencuri HP di dalam rumah milik Sopian di Jalan Nangyu, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Sabtu (8/8/2020).

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Erni (29), warga Desa Meritai, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatyam diamankan anggota Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) 1 Palembang.

Bacaan Lainnya

Erni nyaris dihakimi massa setelah kepergok mencuri handphone di dalam rumah milik Sopian yang terletak di Jalan Nangyu, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Sabtu (8/8/2020), pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Seberang Ulu 1 Palembang,  Kompol Farizon melalui Kanit Reskrim Iptu Irwan Sidik mengatakan, penangkapan tersangka lantaran warga Lorong Nangyu melaporkan ada pencurian di kediaman sopian dan pelakunya nyaris dihakimi massa.

“Benar kita telah mengamankan pelaku Erni tertanggap basah mencuri HP Sopian. Dia langsung kepergok oleh pemiliknya dan nyaris dihakimi masa,” ujarnya Iptu Irwan.

Dikatakannya pelaku saat menjalankan aksinya selalu sendiri. Modusnya menanyakan kepada warga di mana rumah keluarganya.

“Modusnya mencari rumah keluarganya dan berpura-pura salah alamat, melihat ada rumah yang pintunya terbuka, pelaku langsung masuk dan mencuri HP yang lagi dicas,” jelas Iptu Irwan.

Barang bukti yang diamankan petugas berupa handphone Vivo. Atas tindakan tersebut pelaku terjerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara dibawah 4 tahun.

Sementara itu, Sopian (45) mengaku, saat kejadian dirinya sedang tidur di kamarnya. Namun tak lama muncul orang tidak di kenal masuk ke dalam rumahnya.

“Saya kira pelaku ini saudara saya yang datang, jadi saya biasa saja, namun saya terkejut ketika pelaku ini langsung masuk mengambil HP yang lagi dicas dan langsung pergi keluar,” katanya.

Korban pun langsung bangun dan berteriak maling, warga merespon dan langsung menangkap pelaku serta menyerahkannya ke kantor polisi.

Sementara itu, pelaku Erni  mengakui modusnya mencari rumah keluarganya, namun terlihat pintu rumah yang terbuka, langsung masuk dan mencuri handphone yang lagi dicas.

“Iya pak, terpaksa maling HP karna suami aku selama menjual mainan tidak laku, jualan sepi, jadi katek pencarian lain, sedangkan kebutuhan sehari-hari masih nak makan. Aku terpaksa mencuri untuk penuhi kebutuhan hidup,” ungkap dia. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.