Kembali, Ojol Dilarang Tarik Penumpang, Sopir Kecewa

Ilustrasi ojek online

Palembang, Sumselupdate.com-Sopir Ojek Online (Ojol) masih harus bersabar lantaran belum boleh diperbolehkan mengangkut penumpang. Walikota Palembang Harnojoyo meyakinkan hal tersebut untuk menghindari Covid-19 hingga kondisi membaik.

Rahmat, salah seorang sopir Ojol mengatakan, berharap ada kelonggaran ataupun mencabut aturan terkait izin opersional angkutan R2 (Roda Dua) berbasis aplikasi. Sebab, jika tetap berkutat mengangkut, penghasilan sangat minim.

Bacaan Lainnya

“Karena zona orange, kita belum mendapatkan izin terkait operasional untuk mengangkut penumpang. Kita berharap ada kelonggaran yang diberikan. Mungkin dengan kebijakan bawa helm sendiri, yang penting angkut penumpang boleh, itu harapan kita,” tegas Rahmat, Selasa (8/9/2020).

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, berdasarkan edaran Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 11 Tahun 2020, untuk mencegah penyebaran Covid-19 wilayah yang belum zona kuning, tidak boleh mengangkut penumpang dan hanya diperbolehkan mengangkut barang.

“Saat ini Palembang masih berada di zona orange, di mana angkutan umum roda dua belum diperkenankan untuk angkut penumpang kecuali barang. Bolehnya nanti kalau sudah kuning atau hijau,” katanya.

Harnojoyo mengatakan, masyarakat terutama sopir Ojol diharapkan bersabar. Pihaknya pun sebelumnya sudah melakukan imbauan kepada Paguyuban Ojol di Palembang agar tidak melakukan perjalanan orang dengan sepeda motor menggunakan aplikasi berbasis teknologi pada kondisi zona orange di wilayah Kota Palembang untuk sementara waktu.

“Kami mengharap hal ini bisa ditaati dan Ojol bisa melaksanakan protokol kesehatan dalam kebiasaan baru,” katanya.

Penyelenggaraan transportasi darat pada masa adaptasi kebiasaan baru dan dalam rangka untuk pencegahan Virus Corona untuk dapat berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita mengacu kepada Permenhub, sekarang saya lihat masih taat,” ujarnya. (Iya).

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.