Kemarau Melanda, Warga Ogan Ilir Mulai Kesulitan Air Bersih

Kamis, 26 September 2019
Warga Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan mengantre untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan truk tangki milik PDAM Tirta Ogan.

Inderalaya, Sumselupdate.com – Hujan yang turun pada Selasa (24/9) lalu di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, hanya berlangsung sebentar.

Tak heran, turunnya hujan itu tak mengurangi dampak kekeringan. Sumur dan sumber air bersih milik warga pun kering. Warga Ogan Ilir pun saat ini dilanda kesulitan air bersih.

Read More

Untungnya PDAM Tirta Ogan mengeluarkan kebijakan untuk mendistrubisikan air bersih dengan mobil tangki secara gratis kepada warga.

PDAM menyalurkan bantuan air bersih kepada PMI,  BPBD, dan menyalurkan langsung kepada warga, seperti di Desa Palem Raya, Kecamatan Inderalaya Utara.

Sayangnya, PDAM Tirta Ogan hanya memiliki dua armada truk tangki air untuk mensuplai permintaan masyarakat.

Manajemen PDAM pun harus menjadwalkan pengiriman air untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat.

Biasanya daerah yang cukup parah kesulitan air mulai dari permukiman, pesantren, masjid, hingga tempat umum milik masyarakat lainnya.

“Di beberapa lokasi, kami langsung berhadapan dengan masyarakat. Mereka langsung mengantre dan mengisi air dari tangki menggunakan jeriken-jeriken,” kata Direktur PDAM Tirta Ogan M Azwar.

Menurut Azwar, jika PMI dan BPBD mengambil ambil air bersih di unit Meranjat PDAM. Sedangkan untuk masyarakat didistribusikan secara langsung menggunakan truk tangki.

Azwar mengatakan, kekeringan ini membuat jumlah pemasangan baru meningkat.

Menurutnya, selama musim kemarau, setidaknya lebih dari 50 pemasangan baru yang tersebar di berbagai kecamatan terutama Kecamatan Inderalaya, Inderalaya Utara, Inderalaya Selatan, dan Tanjungraja.

Untuk biaya pemasangan, dia mengatakan, sebesar Rp1,3 jutaan sampai batas meteran, selebihnya biaya akan ditambahkan tergantung panjangnya pipa.

Sementara itu Bupati Ogan Ilir H Ilyas Panji Alam mengaku, sangat setuju dengan tindakan yang dilakukan  manajemen PDAM Tirta Ogan.

“Patut diancungi jempollah, disaat warga kesulitan air bersih mereka (PDAM –red) bisa membantu. Organisasi maupun OPD minta air bersih mereka berikan secara gratis tanpa memungut biaya. Saya setuju sekali dengan tindakan ini,” ujarnya. (hen)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts