Kecewa dengan Verifikasi Data Cabup-Cawabup Ogan Ilir, Mahasiswa Demo DPRD

Rabu, 20 April 2016
DAparat kepolisian berjaga-jaga saat mahasiswa melakukan unjukrasa di depan gedung DPRD Ogan Ilir, Rabu (20/4).

Inderalaya, Sumselupdate.com –Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Garda Sriwijaya menggelar demonstrasi di Gedung DPRD Ogan Ilir, Rabu (20/4), terkait dugaan manipulasi data atas terkait lolosnya pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI)  saat pilkada serentak lalu.

Pengunjuk rasa menolak pemimpin daerah dari proses pilkada yang cacat serta mendesak DPRD agar segera mengusut pihak terkait yang terlibat dalam proses verifikasi calon bupati dan wakil bupati.

Namun aksi mahasiswa tersebut, tidak satu pun disambut anggota dewan, sebab mereka tengah melakukan kunker ke Jakarta

Dalam orasinya, Koordinator Garda Sriwijaya Khairunnas menyatakan kekecewaannya atas kelakuan anggota DPRD yang memperlihatkan perilaku yang tidak semestinya dipertontonkan kepada masyarakat dalam sidang paripurna.

Dalam sidang paripurna terlihat para anggota dewan ini memperjuangkan kepentingan politik masing -masing partai, hingga melempar kursi dan botol minuman.

Menurut mereka, Apa yang diperbuat anggota DPRD tersebut tidaklah mencerminkan sebagai wakil rakyat tapi seperti premanisme.

“Kami melihat di media massa sangatlah jelas anggota DPRD hanya  memikirkan kepentingan politik saja, bukan  memprioritaskan masalah prosedural verifikasi saat pencalonan. Bahkan saat ini tidak ada satupun yang hadir menyambut kami, kemana mereka semua? kami sangat kecewa,” cetusnya.

Selain itu Khairunnas atas nama Garda Sriwijaya ia mendesak dewan agar segera merekomendasikan tugas kepada lembaga berwenang untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam proses verifikasi calon bupati dan wakil bupati Oi pada pilkada 2015.

Selanjutnya Khairunnas meminta sekwan  merumuskan cara pemilihan bupati yang baru, sebab pasangan tersebut terindikasi memanipulasi data persyaratan calon yang mana AW Noviandi ditetapkan sebagai Tersangka atas penyala gunaan narkotika.

Demontrasi yang diikuti kurang lebih 200 masa mahasiswa Unsri ini, tidak ada satu anggota dewan pun yang menemuinya.

Hanya saja ratusan anggota kepolisian serta Kapolres OI AKBP Deny Y Putro tampak mengamankan aksi tersebut  melalui musyawarah.

Kondisi ini membuat pengunjuk rasa mau menemui perwakilan dari Seketaris Dewan H Bayhaqi dan menjadwalkan kembali kehadirannya pada Senin mendatang.

Sekwan DPRD OI H Bayhaqi mengatakan akan segera menyampaikan hal tersebut kepada anggota dewan. (pri)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts