Kecamatan Jakabaring Sudah Miliki Kantor Sendiri, Masyarakat Bisa Urus Administrasi

Rabu, 23 Agustus 2017
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustunda mengunjungi kantor sementara Kecamatan Jakabaring.

Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat di kawasan Jakabaring dan sekitarnya tidak perlu lagi jauh-jauh untuk mengurus administrasi kependudukan. Pasalnya, saat ini kantor administrasi Kecamatan Jakabaring sudah beroperasi.

Meski kantor sementara yang digunakan hanya berupa ruko dua pintu. Namun, menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustunda, pelayanan yang diberikan dapat membantu masyarakat untuk urusan administrasi kependudukan.

Read More

“Meski ini hanya bersifat kantor sementara, namun layanan sudah penuh dilakukan kantor ini,” jelasnya, disela-sela kunjungan, Rabu (23/8/2017).

Fitri menyampaikan, dalam waktu dekat Pemerintah Kota Palembang akan segera menyediakan kantor permanen, yang lokasinya dapat terjangkau seluruh masyarakat yang masuk di kawasan teritori Kecamatan Jakabaring.

“Saat ini kita fokus dulu terhadap administrasi kependudukan. Dimana, hari ini dapat terlihat petugas Kecamatan mulai melakukan pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK),” tuturnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jumlah penduduk yang ada di Kecamatan Jakabaring ini ada sekitar 77.000 jiwa. Dan saat ini dalam on progres pemindahan dari kecamatan lama ke kecamatan baru. “Mudah-mudahan dengan adanya kecamatan baru ini dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Jakabaring, Drs. Romli menerangkan, saat ini ada 77.000 yang terbagi di lima kelurahan yang masuk dalam teritori wilayah kecamatan ini.

“Jadi warga yang masuk di Kecamatan ini adalah warga Kelurahan 8 Ulu, 9-10 Ulu, 15 Ulu, Silaberanti dan Tuan Kentang,” bebernya.

Romli menerangkan, selain fokus dalam persiapan kantor baru dan layanan administrasi, pihaknya juga akan menyusuri wilayah yang masuk dalam tertori wilayah ini. Karena memang wilayah kecamatan baru ini berbatasan dengan Kebapaten Banyuasin.

“Karena kita di wilayah perbatasan, maka kita akan susuri dimana saja batas wilayahnya. Jangan sampai nanti kedepan timbul masalah klaim wilayah oleh pihak lain,” tandasnya. (udi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts