Temui Pengemudi Transportasi Online, Kapolresta Palembang Sebut Sudah Periksa Lima Saksi

Rabu, 23 Agustus 2017
Aksi solidaritas pengemudi transportasi online di halaman kantor DPRD Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Dihadapan ratusan driver transportasi online yang menggelar aksi solidaritas di gedung DPRD Sumsel, Rabu (23/8/2017), Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menyebut pihaknya sangat serius menangani kasus tewasnya Edwar Limba.

Menurutnya, saat ini kepolisian telah membentuk tim khusus, gabungan dari Polda Sumsel, Polresta Palembang dan Polres Banyuasin untuk mengungkap kasus tersebut. Untuk itu, pihaknya meminta para driver untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada pihak kepolisian guna pengungkap kasus ini.

Read More

“Kami juga mengimbau rekan-rekan driver untuk tidak gampang terpancing dengan berita-berita miring, tidak terbawa emosi berita yang belum tentu benar, baik beredar dikisaran suara dan media sosial atau berita hoak, mohon di filter, kalau ada berita sifatnya provokasi tolong jangan gampang terpancing, bisa dikomunikasikan dengan rekan korlap dan penasehat hukum, kami dari kepolisian siap mengamankan rekan-rekan,” katanya.

Sedangkan Kasubdit I Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yudi Markus Pinem didampingi Wadir Intelkam Polda Sumsel AKBP Heri Widagdo mengatakan, tim khusus telah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa bukti.

“Mungkin dengan olah TKP tadi bukti-bukti yang ada di TKP bisa menunjukkan siapa pelakunya,” katanya.

Pihaknya, masih melakukan pendalaman dan penyelidikan dan sudah ada lima orang saksi yang diperiksa dalam kasus pencurian dengan pemberatan ini dengan korban Erwar Limba.

“Berikan kami waktu mengungkapkan kasus ini, Tim Rimau didukung tim lain akan berkerja semaksimal mungkin, mengungkap siapa pelaku, dalang kasus curat yang terjadi, dengan adanya tim gabungan ini pengungkapan kasus lebih cepat,” katanya.

Dia mengimbau, sopir transportasi online untuk berhati-hati dalam melayani pelanggan, jika khawatir maka permintaan tersebut lebih baik ditolak.

Wadir Intelkam Polda Sumsel AKBP Heri Widagdo mengajak semua sopir transportasi online berdoa agar kasus ini bisa cepat terungkap dan mohon bantuan semua informasi dan tetap jaga situasi kondusif di Sumsel. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts