Keberanian Bripka Adios Mengamankan Orang Gila yang Mengamuk dengan Parang Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 Maret 2017
Bripka Adios saat meraih penghargaan dari Kapolresta Palembang karena keberaniannya mengamankan orang gila mengamuk yang menenteng parang.

Palembang, Sumselupdate.com – Senyum Bripka Adios Anra mengembang ketika menerima penghargaan dari Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, SIk, SH, MH dalam upacara bulanan di halaman Mapolresta Palembang, Jumat (17/3/2017) kemarin.

Anggota SPK Polresta Palembang ini menerima penghargaan lantaran berupaya menyelamatkan warga dari bahaya orang gila yang mengamuk membawa senjata tajam jenis golok di kawasan Kenten Laut belum lama ini.

Read More

Bripka Adios Anra mengaku, tak pernah terbersit bakal menerima penghargaan, sebab sudah tugasnya sebagai anggota Polri yang melindungi masyarakat.

“Saya tidak pernah membayangkan atau berharap mendapat penghargaan. Tujuan saya hanya melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan yang dapat membahayakan jiwa,” tuturnya.

Saat kejadian itu, dirinya hanya berpikir bagaimana caranya agar orang gila itu tidak membahayakan orang lain.

Sebab jika dibiarkan dengan membawa senjata tajam bisa membahayakan dan hal terburuk bisa saja terjadi.

Bripka Adios Anra wajar diganjar penghargaan, sebab warga Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, dibuat cemas dan was-was, sebab orang gila yang mengamuk tersebut sedang menenteng senjata tajam jenis parang.

Ketakutan warga ini cukup beralasan, sebab masyarakat masih  trauma pasca-tewasnya Gustiawan (38) yang kepalanya putus digorok oleh tetangganya yang diduga mengalami gangguan jiwa pada 24 Februari lalu.

Bripka Adios Anra tak sendiri menerima penghargaan dari orang nomor satu di jajaran Polresta Palembang.

Enam orang lainnya menerima penghargaan lantaran menorehkan prestasi di bidangnya masing-masing.

Seperti dua anggota Sat Lantas Polresta Palembang, Brigadir Diki Zulkarnain dan Briptu Sulaiman yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di ATM BRI beberapa waktu lalu.

Kemudian anggota Bripda Putri Nurabela bertugas di Satuan Reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga mendapat penghargaan atas prestasinya memboyong medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional Inkanas Piala Kapolri Tahun 2017.

Penghargaan juga diberikan kepada tiga anggota teladan, yaitu Aiptu Masrizal bertugas sebagai Ps KBO Polresta, Aiptu Susmondo bertugas di Polsek Seberang Ulu II sebagai Ka SPKT dan Aiptu Sarnubi bertugas di Unit Binmas Polsek Kalidoni.

“Sedikitnya ada tujuh anggota yang mendapat reward atas prestasinya dalam mengungkap kasus, pertandingan dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman orang sakit jiwa yang membawa senjata tajam jenis parang. Kami berharap agar anggota tersebut dapat mempertahankannya. Jangan pernah jenuh mengayomi dan melayani masyarakat,” ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono usai memberikan penghargaan.

Dikatakan bapak berpangkat melati tiga itu, Polsek Seberang Ulu I masih merupakan tempat tertinggi dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan begal.

“Semoga kedepan bisa dikurangi atau lebih bagus lagi dihilangkan,” tutupnya. (sbw)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts