Kasus TB Meningkat, Deteksi Dini Harus Diperluas

Minggu, 23 Juli 2023

Jakarta, Sumselupdate. com- Waspadai dan antisipasi tren peningkatan kasus tuberkulosis (TB) di dunia dengan upaya perluasan deteksi dini di tanah air. Upaya pencegahan penyebaran sejumlah penyakit menular, harus ditingkatkan.
“Kewaspadaan dengan memperluas cakupan deteksi dini TB di sejumlah daerah yang rawan peningkatan kasus harus segera dilakukan, untuk mencegah meningkatnya potensi kasus TB di tanah air,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari di Jakarta, Sabtu (22/7).

Pertama kali dalam 10 tahun terakhir, kasus infeksi TB kembali meningkat pada 2021.

Read More

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan kasus infeksi TB dunia terus menurun setiap tahun dan mencapai angka terendah pada 2020, yaitu 10,1 juta kasus. Namun pada 2021, kasus infeksi TB kembali meningkat jadi 10,5 juta.

Kasus kematian akibat TB pun menunjukkan tren meningkat pada 2020 menjadi 1,5 juta. Lalu, pada 2021, kasus kematian tuberkulosis di dunia kembali meningkat jadi 1,6 juta.

Berdasarkan Global TB Report tahun 2022 jumlah kasus TB terbanyak di dunia pada kelompok usia produktif yaitu usia 25 sampai 34 tahun. Di Indonesia jumlah kasus TB terbanyak pada kelompok usia 45 tahun sampai 54 tahun.

Menurut Lestari, sejumlah catatan peningkatan kasus TB yang juga menyebabkan peningkatan jumlah kematian harus mendapatkan perhatian serius dari pemangku kebijakan.

Sejumlah strategi pencegahan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus secara konsisten dikedepankan dalam bentuk perluasan upaya deteksi dini di tengah masyarakat, penerapan pola hidup sehat dan peningkatan pemahaman masyarakat terkait gejala dan pengobatan TB.

Rerie juga mendorong agar pemerintah di tingkat pusat dan daerah proaktif melakukan upaya promotif dan preventif mencegah peningkatan kasus TB.
Apalagi, proses pengobatan TB relatif lama membutuhkan pemahaman yang baik dari masyarakat, agar proses penularan dan jumlah kematian akibat TB bisa ditekan.

Rerie berharap, pemangku kepentingan, baik pemerintah dan masyarakat, melalui sejumlah program dapat membangun kolaborasi yang kuat dalam penanganan pencegahan penyebaran penyakit di tanah air.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts