Palembang, Sumselupdate.com – Kasus video dugaan pungli dua oknum anggota Polantas viral beberapa waktu lalu, bakal berbuntut panjang.
Pasalnya, perkembangan terbaru pengunggah video, Benny Benni Eduward diketahui bakal dilaporkan orangtua korban ke pihak kepolisian.
Hal diungkap Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman ketika dikonfirmasi soal perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
“Orang tua Raudi (19), akan melaporkan Benny ke pihak kepolisian. Dikarenakan korban diduga sudah diatur oleh Benny, hal ini membuat Raudi jadi bermasalah panjang,” ungkap Kasat Lantas.
Menurut Andi, keduanya anggota pun sudah disidang displin pada Jumat (6/4) sore. Salah satu onum Polantas itu berinisial TA berpangkat bripka itu telah di-nonjobkan atau dibebastugaskan. Dia diperiksa oleh Propam Polda Sumsel dan kini sedang disidang.
Dari hasil disidang tersebut, keduanya anggota pun diberikan sanksi berupaya 14 hari ditempatkan di tempat khusus.
“Siapa pun terlibat pungli akan diberikan sanksi, termasuk pemberi. Prosesnya tentu berjalan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Raudi (19), mahasiswa di salah satu universitas di Palembang yang menjadi pelanggar lalu lintas dalam video penilangannya sempat viral di sosial media.
Pada Jumat (6/4), sore, dia mengaku jika dirinya berbohong kalau orang tuanya sakit dan buru-buru menemui orang tuanya di rumah sakit.
Dalam video viral yang diunggah, Raudi mengaku, terpaksa melakukan hal tersebut lantaran berharap bisa lolos dari penilangan petugas Sat Lantas Polresta Palembang lantaran saat kejadian dirinya tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Hal inilah disampaikan pengendara sepeda motor yang diduga melakukan pelanggaran etika smart dihadirkan dalam sidang disiplin anggota Sat Lantas Polresta Palembang di Aula Rapat Lantai II Polresta Palembang bersama pemuda bernama Benni, pengunggah video yang videonya viral di sosmed.
” Jujur Pak saya terpaksa mengaku, ibu saya sakit karena berharap keperihatinan anggota Sat Lantas dan bisa lolos dari penilangan. Into juga saya lakukan agar bisa kuliah karena saat kejadian saat sedang buru-buru ke kampus,” kata dia.
Muncul ke Publik
Sebelumnya, pria yang mengunggah video viral oknum Polantas di Palembang diduga melakukan pungli akhirnya menampakkan diri ke publik. Dia mengaku aksinya itu untuk membersihkan Polri dari oknum.
Pria bernama Benni Eduward ini mengunggah video klarifikasi lewat akun YouTube pribadinya seperti dilihat detikcom, Sabtu (7/4/2018). Dia mengunggah video tersebut Jumat kemarin.
Video tersebut berdurasi 7 menit 6 detik. Benni terlihat bicara di dalam sebuah mobil saat hendak bersiap menuju Polda Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam video berjudul ‘Tindak Lanjut Laporan Dugaan Pungli di TMP Palembang’ itu, Benni menjelaskan soal dirinya yang sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel terkait pelaporannya.
Benni mengatakan, setelah video itu viral dirinya langsung melakukan pelaporan ke Polda Sumsel dengan membawa korban. Polisi pun dengan cepat memproses dengan meminta keterangannya dan korban.
“Mudah-mudahan proses sidang berjalan lancar dan ini menjadi suatu momentum penting untuk penindakan terhadap praktik pungli yang terjadi di jalan raya seperti fokus saya,” ujar Benni.
Benni bersyukur pimpinan Polri memberikan atensi tinggi terhadap kasus ini. “Hanya dalam waktu dari tanggal 3,4,5,6, empat hari sudah masuk ke persidangan,” ujarnya.
Ditambahkan Benni, dirinya berharap proses persidangan terhadap bripka TA berjalan lancar. Dia ingin tidak ada lagi oknum Polantas yang melakukan pungli dan meresahkan masyarakat.
“Harapan saya tidak lain adalah untuk membersihkan negara kita ini terutama dari pungli. Apa yang saya lakukan tidak mencari keuntungan secara pribadi. Lebih kepada perhatian besar saya terhadap penindakan terhadap pungli,” imbuhnya. (tra)











