Kasus e-KTP Segera Masuk Pengadilan

Rabu, 8 Februari 2017

Jakarta, Sumselupdate.com – Salah satu tunggakan kasus korupsi yang mengendap di KPK, yakni perkara dugaan korupsi e-KTP yang nilai kerugian keuangan negaranya mencapai Rp2 triliun lebih berdasarkan perhitungan BPKP akan segera masuk ke pengadilan.

“Pelimpahan tahap I sudah dilakukan untuk tersangka S, Jumat dan untuk tersangka IR dilakukan Senin. Masih ada waktu sebelum tahap II,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikutip dari detik.com, Rabu (8/2/2017).

Read More

Dalam kurun waktu itu, KPK akan menyiapkan surat dakwaan untuk kemudian dilimpahkan ke penuntutan. Dalam kurun waktu kurang lebih 2 minggu maka kasus itu akan segera dimejahijaukan. “Kami akan sampaikan secara terang benderang informasi yang ada dari hasil penyidikan yang memang cukup lama karena KPK juga bekerja sama dengan BPKP untuk melakukan penghitungan kerugian keuangan negara,” ujar Febri.

Dalam proyek e-KTP yang berada di bawah kewenangan Kemendagri, konsorsium pemenang proyek itu adalah konsorsium Percetakan Negara RI (PNRI). Konsorsium itu terdiri atas Perum PNRI, PT Sucofindo, PT LEN Industri, PT Sandipala Arthaput dan PT Quadra Solution.

Kasus ini telah bergulir bertahun-tahun dan belum ada seorang tersangka yang diajukan ke pengadilan. KPK saat ini berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakan kasus-kasus lama, termasuk kasus ini. Dalam kasus tersebut, KPK baru menetapkan dua tersangka.

Yaitu eks Dirjen Dukcapil Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto. Saat proyek e-KTP berlangsung, Irman menjabat kuasa pengguna anggaran, sedangkan Sugiharto sebagai pejabat pembuat komitmen.

Pada beberapa kesempatan, KPK telah memeriksa sejumlah nama tokoh, seperti Setya Novanto, Anas Urbaningrum, M Nazaruddin, hingga Gamawan Fauzi. Ketua KPK Agus Rahardjo berulang kali mengatakan akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut, tetapi hingga saat ini belum ada titik terang siapa tersangka yang akan dijerat KPK. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts