Kasus Bupati Mojokerto, KPK Panggil Presdir Tower Bersama Infrastruktur

Jakarta, sumselupdate.com – KPK memanggil presiden direktur PT Tower Bersama Infrastructure, Herman Setya Budi, terkait kasus suap Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasa. Herman dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Nabiel Titawano.

“Saksi untuk tersangka NT (Nabiel Titawano),” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

Bacaan Lainnya

KPK juga memanggil 2 saksi lainnya terkait perkara ini. Mereka adalah Wakil Presiden Direktur PT Protelindo Adam Gifari, dan Achmad Suhawi dari pihak swasta. Adam dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Ahmad Subhan sedangkan Suhawi menjadi saksi untuk Onggo Wijaya.

Sebelumnya, KPK menetapkan mantan Wakil Bupati Malang Ahmad Subhan sebagai tersangka kasus suap yang menjerat Bupati Mojokerto nonaktif Mustafa Kamal Pasa. Namun kapasitas Ahmad Subhan dalam perkara ini adalah sebagai swasta.

Selain itu, ada dua tersangka lainnya yang ditetapkan, yaitu Nabiel Titawano (selaku swasta) dan Achmad Suhawi (selaku swasta atau Direktur PT Sumawijaya). Perkara ini sendiri merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya.

Adapun tersangka yang ditetapkan lebih dulu ialah Mustafa Kamal Pasha dan dua orang lain dari swasta yang baru ditahan hari ini, yaitu Ockyanto dan Onggo Wijaya.

Mustofa diduga menerima suap terkait pengurusan izin prinsip pemanfaatan ruang (IPPR) dan izin mendirikan bangunan (IMB) atas pembangunan 22 menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.