Palembang, Sumselupdate.com – Usai berhasil melakukan penangkapan terhadap Dian Yulia Novi wanita asal Cirebon yang menjadi “pengantin” untuk meledakkan bom bunuh diri di Istana Presiden beberapa waktu lalu, pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pengembangan. Hal tersebut diungkapkan langsung Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, Sabtu (17/12/2016).
Di mana, kata Kapolri, fenomena seorang perempuan yang menjadi pengantin teror bom baru kali pertamanya terjadi di Indonesia. Bahkan, pihaknya menduga masih ada pelaku lain terkait dengan Dian.
“Kalau di Timur Tengah, Asia Tengah dan Srilangka hal tersebut sudah biasa. Tapi Indonesia, ini baru pertama kali dan akan terus dikembangkan untuk teroris perempuan. Ada lagi beberapa selnya yang sedang kita kejar terus dilakukan. Tapi kita tidak akan di ekspos ya,” ujar Tito usai menghadiri acara pernikahan cucu tokoh ternama asal Sumsel Palembang, Sabtu (17/12/ 2016).
Dilanjutkan Tito, rencana Dian untuk meledakkan Bom di Istana negara sendiri, memang telah diketahui petugas. “Tim Densus 88 langsung turun dan menangkap para pelaku, termasuk Dian yang menjadi eksekutor utama sehingga rencana mereka bisa kita gagalkan,” katanya. (tra)











