Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Dua dari tiga pelaku pembunuhan Hartono (50), warga Jalan Kadir TKr, Lorong Jambu, Kelurahan 36 ilir, Kecamatan Gandus, Tangga Buntung Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), berhasil ditangkap, tak lama usai peristiwa menghebohkan ini.
Penangkapan dua dari tiga pelaku, dipimpin langsung Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setiadji tak lama dari kejadian pembunuhan itu.
“Benar ada (pembunuhan), kejadian malam tadi pukul 20.00 WIB. Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka di bagian leher, kepala sama tangan,” terang Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setiadji, Rabu (22/7/2020) dinihari.
Peristiwa itu, lanjut Anom, terjadi di rumah korban. Ada tiga pelaku yang terlibat saat kejadian dengan membawa parang hingga tombak, yakni TI (33), RB (20) dan MS (68).
“Pelaku tiga orang, satu melarikan diri dan dua berhasil kami tangkap. Sekarang telah diamankan di Mapolres,” kata Anom yang memimpin langsung penangkapan kedua pelaku.
Dalam penangkapan itu, petugas berhasil menyita barang bukti dua bilah parang dan satu unit handphone milik seorang pelaku di lokasi. Pihak kepolisian juga masih mendalami motif para pelaku membunuh korban.
Sebagaiamana diberitakan, Warga Jalan Kadir TKr, Lorong Jambu, Kelurahan 36 ilir, Kecamatan Gandus, Tangga Buntung Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak heboh.
Pasalnya, salah seorang warganya bernama Hartono (50) tewas dibacok empat pelaku yang masih tetangga depan rumah korban, Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban Hartono tewas di dalam rumahnya dengan mengalami luka bacok di bagian leher dan bagian tangannya.
Aksi pembunuhan sadis yang diduga dilakukan empat pelaku, terjadi di depan istri korban bernama Ningsi (46).
Korban sempat dilarikan RS AK Gani Palembang, namun akhirnya mengembuskan napas terakhir di tengah perjalanan.
Ruslan teman korban mengatakan, aksi pembunuhan ini diduga kuat dilatari dendam.
Ruslan mengaku, terakhir melihat sahabatnya itu saat shalat Isya bersama di masjid depan lorong tempat korban tinggal.
Usai shalat, menurutnya, korban Haryono pamit kepadanya untuk pulang karena ingin mengantar keponakanya pulang.
Nah, tak lama kemudian, dia mendengar korban tewas dibacok oleh tetangganya.
Dari informasi dihimpun Sumselupdate.com aksi pembunuhan ini saat korban dan istri tengah menonton televisi.
Saat asyik nonton, para pelaku menyeruak masuk dan melakukan aksi kejinya. (**)











