Kangen Istri dan Anak, Perampok Toko Emas di Palembang Didor Petugas Polda Sumsel

Usman (46), pelaku perampokan Toko Emas, Sinar Mas di Jalan Sayangan, Palembang.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Masih ingat Usman (46), pelaku perampokan Toko Emas, Sinar Mas di Jalan Sayangan, Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, Minggu 9 September 2021 pukul 09.30 WIB, yang buron selama dua tahun akhirnya didor Jatanras Polda Sumsel saat pulang ke Palembang.

Bacaan Lainnya

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dikediamannya di Lorong Pedatuk-an Darat, 12 Ulu Kecamatan II Palembang.

“Ini adalah pelaku pencurian dan kekerasan dengan memecahkan kaca etalasi Toko Sinar Mas Palembang, di Jalan Sayangan Kecamatan Ilir Timur II, Palembang dan kabur ke Serang Banten selama dua tahun,” ujarnya kepada awak media,”Jumat (19/2/2021).

Diceritakannya, saat itu pelaku menuju lokasi Sinas Mas menggunakan ketek (perahu) dari 12 Ulu Palembang sambil membawa linggkis yang diselipkannya lengan panjan tangannya. Sampai di lokasi (Jalan Sayangan) korban sempat mutar-mutar mencari targetnya. Dan Toko Sinar Mas dipilihnya target.

Usman diperiksa polisi.

Dengan menggunakan linggkis, pelaku langsung memecahkan kaca etalase sebanyak lima kali dan langsung menggambil emas dan disimpannya di dalam kantong.

Pelaku kabur dan sempat dikejar pemilik toko emas beserta anaknya, namun pelaku menghilang. Dari keterangan pelaku, saat itu ia sempat sembunyi di kolong klenteng dan dibantu seseorang yang diketahui juga bernama Usman.

Kemudian pelaku lari ke Serang, Banten tempat neneknya selama dua tahun dan sambil bekerja sebagai buruh panggul. Merasa kangen keluarga, akhirnya ia pulang dan tercium anggota Unit 4 Subdit III Jatanras Polda Sumsel dikediamannya.

Dari keterangannya, pelaku berhasil mendakatkan lima gelang emas yang dijualnya secara eceran. Satu gelang diberikan Usman sebagai upah pelarian.

“Pertama aku jual Rp1 juta, kedua Rp1,3 juta dan satu lagi saya lupa berapa, pokoknya total dijual Rp6 juta, gelangnya 4 buah saya jual. Dan satu gelang saya kasih Usman upeti karena bantu saya,” ujar pelaku Usman.

Dikatakannya, alasan dia melakukan pencurian tersebut lantaran terlilit hutang judi, hingga kehilangan motor yang ia gadaikan. Atas tindakkan tersebut pelaku terjerat pasal 363 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.