Tokyo, Sumselupdate.com – Gelombang panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah Jepang. Suhu udara di Kota Fukuoka, Jepang barat daya, bahkan menembus 40 derajat Celsius pada Rabu (26/8/2026).
Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mencatat suhu di Distrik Hakata, Kota Fukuoka, mencapai 40,4 derajat Celsius pada pukul 13.29 waktu setempat.
Kondisi tersebut dipengaruhi aliran udara panas dan lembap yang masuk ke wilayah Fukuoka dari kawasan yang terdampak topan. Suhu ekstrem itu juga terjadi ketika sebagian besar wilayah Jepang berada di bawah pengaruh sistem tekanan tinggi yang memicu cuaca panas dan terik.
Selain Fukuoka, suhu lebih dari 35 derajat Celsius tercatat di banyak wilayah, terutama Jepang bagian barat. Prefektur Kumamoto, yang sebelumnya terdampak gempa bumi, juga mengalami suhu tinggi.
Untuk mengantisipasi risiko kesehatan akibat cuaca ekstrem, peringatan sengatan panas atau heatstroke diberlakukan di 37 dari 47 prefektur di Jepang.
Gelombang panas tersebut menambah tekanan terhadap masyarakat Jepang yang menghadapi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Data pemerintah Jepang menunjukkan dampak panas terhadap kesehatan cukup serius. Pada Juli 2026 saja, lebih dari 41.000 orang harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat heatstroke, dengan sedikitnya 79 orang dilaporkan meninggal dunia.
Masyarakat di wilayah yang mengalami suhu ekstrem diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta memanfaatkan fasilitas pendingin untuk mengurangi risiko sengatan panas.
JMA juga terus memantau perkembangan suhu dan kondisi atmosfer di berbagai wilayah Jepang seiring berlanjutnya periode panas ekstrem.
(**)











