Jendela Kamar Dirusak, Handphone Merek Oppo A3X Seharga Rp1,6 Juta Raib

Writer: - Rabu, 23 April 2025
Rahmawati saat melaporkan kasus pencurian handphone anaknya ke petugas SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (23/4/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Candra Budiman).

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang anak perempuan inisial KC (16), mengalami kerugian ditafsir sebesar Rp1,6 juta, setelah satu unit handphone merek Oppo A3X warna biru laut, hilang dicuri.

Tak terima handphone anaknya hilang, orang tuanya korban, Rahmawati (43), warga Jalan Pangeran Ratu, Lorong Amin Mulya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang.

Read More

Peristiwa bobol rumah ini terjadi di rumah milik korban Rahmawati, pada Minggu (20/4/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban sedang tertidur lelap dan meletakkan satu unit handphone sambil dicas dalam kamar rumahnya.

Saat ibunya terbangun dari tidur, sang ibu melihat handphone anaknya sudah hilang lalu memberitahukan kepada anaknya.

“Lalu kami cek, rupanya jendela kamar sudah terbuka. Cuma HP anak saya yang diambil, tidak ada barang lain yang hilang,” ucap Rahmawati, Rabu (23/4/2025).

Diakui Rahmawati, aksi bobol rumah ini sudah yang ke empat kalinya terjadi di rumahnya.

“Ini yang ke empat kalinya juga saya buat laporan polisi, modusnya sama merusak jendela kamar. Tiga kali saya sudah buat laporan polisi, tapi tidak ada tindak lanjut, apakah sudah ditangkap pelakunya, tidak tahu,” ungkapnya.

Dia berharap dengan laporan polisi yang dibuatnya untuk kesekian kali, pelaku pencurian itu bisa ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Ini sudah sangat meresahkan, ada juga tetangga yang jadi korban pencurian bobol rumah, sering kejadian di lorong kami,” tukasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, membenarkan adanya laporan pelapor atas nama Rahmawati, dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

“Laporan sudah diterima oleh petugas SPKT kita dan sekarang sedang dalam tindak lanjut unit Reskrim kita,” tutupnya singkat.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts