Jelang Pilkada 2018, Partai Golkar Palembang Masih Tunggu Instruksi DPP

Selasa, 5 September 2017
Partai Golkar

Palembang, Sumselupdate.com – Kontelasi Politik pada pilkada kota Palembang menunjukan kemeriahan meski pemilihan kepala daerah serentak baru akan berlangsung Juni 2018 mendatang.

Isu saling menjajaki antar partai politik dan pinang meminang calon ‘pengantin’ pilkada pun mulai bermunculan, khususnya Kota Palembang.

Read More

Salah satunya Partai Golkar yang digadang menjadi penentu pada pilkada mendatang dinanti para politikus terkait keputusan partai berlambang beringin dalam menentukan dukungan kepada siapa?

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Palembang M Hidayat SE, Msi mengatakan, masih menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) siapa yang bakal diusung sebagai bakal calon Walikota Palembang serta keputusan berkoalisi dengan partai mana.

“DPD Golkar Palembang sudah menugusulkan enam nama calon walikota dan wakil walikota, termasuk saya sendiri yang diusulkan DPC kecamatan ,” ujar Ketua DPD Golkar Palembang Hidayat, Selasa (4/9/2017) di Kantor DPD Golkar.

Dikatakan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Palembang ini, sampai sekarang pihaknya masih menunggu keputusan DPP, siapa yang bakal diusung Partai Golkar.

Anggota DPRD Palembang dua Periode ini, menyatakan siap jika ditunjuk partai yang menaunginya baik sebagai calon Walikota maupun calon Wakil Walikota. Dirinya bahkan sudah menyiapkan visi misi dan program, baik sebagai Palembang satu maupun dua.

“Prinsipnya saya siap mau walikota atau wakil bahkan saya siap mendukung siapapun yang bakal diusung Partai Golkar kedepan,” tegasnya.

Menyikapi keluarnya keputusan DPP Partai Hanura yang menyebutkan Mularis dan Lury Elza Alex sebagai calon Walikota dan calon Wakil Walikota, Hidayat enggan menanggapi keputusan internal partai lain.

Namun dirinya merasa bangga karena Lury adalah kader Partai Golkar tercantum dalam keputusan tersebut. “Biarlah itu internal partai lain, tapi kita patut bangga karena kader kita yang diusung,” imbuhnya.

Meski akar rumput Partai Golkar Kota Palembang menghendaki dirinya maju berpasangan dengan Sarimuda. Hidayat sendiri berkeyakinan keputusan DPP adalah yang terbaik. Untuk itu dirinya telah mempersiapkan diri jika dimandatkan Partai Golkar.

Dengan visi misi dan strategi kepemimpinan menjadikan kota Palembang sebagai kota yang indah. Menunjukan keyakinan diri dan karakter yang kuat sebagai pemimpin muda.

“Visi Palembang begitu indah kita wujudkan dengan, indah kotanya, indah masyarkatnya, indah lingkungannya, indah tata kelolanya atau good governances, dan indah apraturnya. Tentu ini harus diraih dengan strategi, taktik dan tim,” jelasnya.

Pria yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumsel ini merupakan politikus petarung yang wajib diperhitungkan di kota Palembang.

Karir politik yang cemerlang, sejak usia 22 tahun dirinya duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang. Usia 30 tahun Hidayat didaulat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palembang. Kepiawaiannya memenangkan pertarungan dalam kancah politik tentu menjadikan Hidayat sebagai tokoh muda yang disegani. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts