Palembang, Sumselupdate.com – Menjelang perhelatan Asian Games 2018, para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Komplek Jakabaring Sport City (JSC) akan ditertibkan dan hanya diberi waktu satu hari untuk meninggalkan lapak, Senin (4/9/2017).
Hal itu tertuang dalam surat edaran yang ditanda tangani Direktur Utama PT JSC, Esti Rianti Kesuma. “Baru hari minggu kemarin surat itu kami terima. Senin kami harus pergi. Tidak mungkin secepat itu,” ujar salah satu pedagang bernama Hendra.
Selama berjualan di JSC, tak ada masalah yang dialami oleh Hendra. Namun, semenjak komplek JSC dikelola PT Jakabaring Sport City (PT.JSC), pedagang mulai diganggu dan hendak digusur.
“Kami ini cuma mencari makan. Kami tidak mengganggu dan mengotori. Harusnya kami diperhatikan, dan paling tidak diberikan tempat untuk berjualan,” harapnya.
Sementara menurut Sekretaris PT JSC, Mirza Z Mursalin, hal tersebut hanya sebatas salah paham, dan ketidaksiapan PT. JSC dalam membuat surat pemberitahuan tersebut. “Saya malah belum lihat suratnya. Memang harus ada tenggang waktulah,” katanya saat dikonfirmasi.
Mirza pun menegaskan, dalam hal ini, pedagang tidak akan langsung dilarang untuk berjualan. Namun, para pedagang akan diberikan tempat khusus sehingga tidak mengganggu kawasan JSC.
“Kami diberikan mandat oleh Gubernur untuk mengelola JSC. Kami berusaha mengoptimalkan aset yang ada, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat. Kalau tidak boleh berjualan kan akan mengecewakan pedagang. Kami tidak seperti itu. Tapi kami ingin, JSC bersih, rapi dan tidak kumuh. Ini mungkin, tidak terkomunikasikan dengan baik,” tukasnya. (tra)











