Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan, usulan agar utusan golongan dihidupkan kembali pernah dilakukan PBNU, namun usulan tersebut kurang mendapat perhatian. Utusan golongan memang penting agar berbagai kalangan profesi dan kalangan minoritas memiliki hak suara di DPR.
“Kelompok kecil dan minoritas tidak terwakili di DPR karena anggota dewan dipilih melalui Pemilu. Kelompok kecil dan minoritas sulit mencalonkan anggota dewan karena tidak punya uang,” ujar Jazilul di Media Center DPR RI Jakarta, Rabu (23/11/2022).
Menurut Jazilul, keberadaan lembaga Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang diharapkan dapat mewakili kelompok kecil dan minoritas ternyata tidak bisa berbuat banyak, lantaran kewenangan mereka terbatas. Jika posisi DPD diperkuat setara dengan DPR mungkin suara kelompok kecil dan minoritas bisa terwakili.
“Makanya keberadaan DPD perlu diperkuat atau ditinjau ulang. Bahkan PKB lewat Mukernas beberapa waktu lalu pernah mengusulkan agar DPD dibubarkan saja,” kata Jazilul.
Jazilul mengakui perlunya utusan golongan berada di kursi DPR mengingat Indonesia sangat luas memiliki 17.000 pulau dan ribuan suku dan etnik bahasa. Mereka tidak bisa diakomodir lewat pemilihan, karena tidak punya modal bertarung dalam Pemilu. (duk)











