PALI, Sumselupdate.com – Kondisi jalan yang rusak parah membuat kegiatan warga Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi terhambat.
Bahkan, setiap paginya, para pelajar setempat terpaksa harus menjinjing sepatunya dan bergulat dengan lumpur ketika hendak pergi ke sekolah.
Pantauan awak media di lapangan, kondisi jalan tanah tersebut diperparah dengan sering turunnya hujan sepekan ini.
Alhasil, membuat jalan satu-satunya yang menghubungkan desa Spantan Jaya menuju ibukota Kecamatan Penukal lumpur bak kubangan kerbau.
Kepala desa setempat, Alamsri ketika dibincangi awak media menuturkan kondisi jalan di desanya ini memang sudah lama mengalami kerusakan sangat parah.
Bahkan, pada saat musim hujan seperti sekarang Alamsri kesulitan untuk pergi menghadiri acara kabupaten atau kecamatan.
“Warga di sini sudah sangat mendambakan jalan dari dan menuju Desa Spantan Jaya untuk dicor. Sehingga, warga tidak lagi terhambat untuk urusannya di luar desa,” tutur Alamsri, Jumat (29/4).
Dirinya berharap kepada pemerintah kabupaten PALI untuk segera membangun jalan tersebut.
“Iyo dek, yang kami pikirke tu anak-anak sekolah yang terkadang harus meliburkan diri kalu jalan hancur cak ini. Jadi, cak mano mereka bisa pinter kalau kondisinya seperti ini. Semoga Pemkab PALI biso segera membangun jalan cor. Minimal, dikerasin dulu jalannya, jangan hancur nian cak ini,” harap Alamsri. (adj)











