Istri Oknum Pegawai Perumda Tirta Musi Palembang Diperiksa Terkait Dugaan Penelantaran Anak

Writer: - Selasa, 2 Desember 2025
FN (tengah), istri dari DA yang merupakan oknum pegawai PDAM Tirta Musi Palembang, hadir memenuhi panggilan penyidik didampingi penasihat hukumnya, Indah Permata Sari SH dan Tresya Meirinda Putri SH MH pada Selasa (2/12/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Diaz Erlangga).

Palembang, Sumselupdate.com – Perkembangan terbaru dari kasus dugaan penelantaran anak yang diduga dilakukan oknum pegawai Perumda Tirta Musi, penyidik memeriksa pelapor yang merupakan istri terlapor terkait kondisi tumbuh kembang sang anak yang diduga terganggu.

Kasus dugaan penelantaran anak tersebut kini ditangani Unit 2 PPPA Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Pelapor FN (29), istri dari DA yang merupakan oknum pegawai Perumda Tirta Musi, hadir memenuhi panggilan penyidik pada Selasa (2/12/2025).

Ia datang didampingi penasihat hukumnya, Dr Conie Pania Putri, Indah Permata Sari SH, dan Tresya Meirinda Putri SH MH.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan penelantaran yang diklaim terjadi sejak 2024.

Baca Juga: Istri Laporkan Oknum Karyawan Perumda Tirta Musi Palembang atas Dugaan Penelantaran Anak

Usai pemeriksaan, Dr Conie menjelaskan bahwa kliennya memberikan keterangan terkait kondisi anak yang selama setahun terakhir tidak lagi tinggal seatap dengan ayahnya.

“Menurut keterangan klien kepada penyidik, sejak anak berusia 2 tahun hingga kini berusia 3 tahun, ia sangat sedikit mendapatkan perhatian dari terlapor,” ujar Dr Conie.

Kuasa hukum juga menyerahkan surat keterangan dokter anak yang memperkuat dugaan adanya hambatan tumbuh kembang.

“Jika melihat kondisi anak di usia 3 tahun yang belum memiliki fokus sesuai usianya, artinya tumbuh kembangnya tidak stabil,” jelasnya.

Baca Juga: Perumda Tirta Musi Buka Suara Usai Karyawannya Dilaporkan Penelantaran Anak

Conie menegaskan bahwa dugaan terhambatnya tumbuh kembang anak dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

“Penelantaran bukan hanya soal kebutuhan materil, tetapi juga menyangkut kasih sayang, perhatian, dan dukungan tumbuh kembang yang tidak didapatkan anak dari sosok ayah,” tambahnya.

Secara terpisah, DA yang dihubungi melalui pesan WhatsApp tidak memberikan respons.

Hal yang sama juga disampaikan Manager Humas Perumda Tirta Musi, Dudi Iskandar, saat dikonfirmasi.

“Tadi saya sudah coba koordinasi dengan pimpinannya, termasuk dengan yang bersangkutan, tetapi dia bilang belum mau berkomentar dulu ke media,” ujar Dudi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts