Istri Laporkan Oknum Karyawan Perumda Tirta Musi Palembang atas Dugaan Penelantaran Anak

Writer: - Selasa, 18 November 2025
Penasihat hukum korban, Dr Conie Pania Putri SH MH, didampingi Indah Dwi Permata Sari SH dan Treshya Meirinda Putri SH MH dari Kantor Hukum LBH Bima Sakti. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang oknum karyawan Perumda Tirta Musi Palembang dilaporkan ke polisi oleh istrinya sendiri atas dugaan menelantarkan anak semata wayang mereka.

Pelaporan dilakukan karena sang anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang diduga tidak mendapatkan perhatian dari ayahnya.

Read More

Usai membuat laporan resmi di SPKT Polda Sumsel, FN (29) selaku pelapor mengungkapkan bahwa dirinya dan DA, sang suami yang dilaporkan, telah berpisah rumah selama satu tahun terakhir.

Selama masa berpisah itu, menurut FN, anak mereka yang masih dalam masa tumbuh kembang tidak mendapat perhatian dari terlapor.

“Yang kami laporkan itu soal penelantaran anak Pasal 77 ayat b UU Nomor 23 Tahun 2004,” tegas penasihat hukum korban, Dr Conie Pania Putri SH MH, didampingi Indah Permata Sari SH dan Treshya Meirinda Putri SH MH dari Kantor Hukum LBH Bima Sakti, Selasa (18/11/2025).

Conie menjelaskan bahwa sejak tidak lagi tinggal serumah, kliennya juga telah menempuh proses gugatan perceraian di Pengadilan Agama Kota Palembang.

“Meski begitu tidak ada status mantan anak. Seorang ayah tetap mempunyai kewajiban menafkahi, memberikan perhatian, dan ikut serta dalam pengasuhan anak,” ujarnya.

Indah Dwi Permata Sari SH menambahkan bahwa proses gugatan perceraian telah sampai pada putusan pengadilan agama, tetapi belum memasuki tahap Ikrar Talak.

“Kita mengacu pada putusan pengadilan agama yang menetapkan biaya Rp 2,8 juta untuk kebutuhan anaknya. Namun sejak putusan keluar pada Juli, tidak ada itikad dari terlapor,” tegas Indah.

Ia mengatakan pihaknya juga telah melayangkan surat kepada tempat terlapor bekerja, namun tidak mendapatkan tanggapan.

“Bahkan setelah kami layangkan somasi, tetap belum ada respons,” ucapnya.

Terpisah Direktur Umum Perumda Tirta Musi Palembang, Hadri saat dikonfirmasi mengaku belum memonitor terkait permasalahan yang menyandung karyawannya tersebut.

“Saya belum monitor, tapi pasti saya cek untuk kabar selanjutnya nanti saya sampaikan,” ucapnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts