Ini Penjelasan Staf Rektor Pasca Bentrok di Dalam Kampus Gedung Ekonomi UMP

Jumat, 6 Januari 2017
Petugas tengah melakukan Olah TKP

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus bentrok antara Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala)  Universitas Muhammadiyah Palembang dengan warga Silaberanti, membuat pihak rektorat angkat bicara.

Staf Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Yuda Mahrom saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, persoalan itu dipicu dari kesalahpahaman antara salah seorang mahasiswa dan warga yang diketahui bernama Aman. Di mana awalnya, sepeda motor keduanya bersenggolan tepat di depan kampus UMP.

Read More

“Ketika itu terjadi ketegangan antara mahasiswa kami dan warga, dan menyebabkan perkelahian. Awalnya sempat berhasil dilerai,” kata Yuda.

Menurutnya, lantaran sama-sama terpojok dan dendam, mahasiswa tersebut pun langsung memanggil teman-temannya. Sementara Aman juga mengadu ke warga lainnya sehingga terjadi bentrok kembali.

Usai kejadian itu, rupanya ada sekelompok warga setempat yang datang untuk mengambil sepeda motor salah satu warga yang tertinggal di dalam lingkungan kampus.

“Mahasiswa ini beranggapan jika kedatangan warga itu hendak menyerang, hingga akhirnya terjadi keributan kembali dan menyebabkan beberapa di antaranya, baik dari mahasiswa maupun warga terluka,” tuturnya.

 

Korban mahasiwa (kiri) dan warga masyarakat akibat tawuran kedua belah pihak

 

Saat ini, kata Yuda, pihak mahasiswa maupun dari warga sudah sama-sama melapor ke Polisi.

“Setelah kejadian itu, ada beberapa orang mahasiswa dan warga yang dimintai keterangan. Kejadian ini tentu menjadi perhatian kita. Ke depannya kita akan lebih memperketat keamanan di lingkungan kampus agar hal ini tidak lagi terjadi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, bentrok antara mahasiswa UMP dan warga dipicu senggolan sepeda motor.

Dalam peristiwa ini, tiga mahasiswa mengalami luka bacok dan lebam, sedangkan dari warga dua orang mengalami luka tikaman dan luka akibat pukulan benda tumpul.

Ketiga mahasiswa UMP itu adalah Sandi Gumay (23), warga Perumnas mengalami luka bacok pada lengan sebelah kiri luka pada alis kiri dan luka gores di bagian paha sebelah kanan dan tangan kiri.

Kemudian, Aditya Nugraha (23), warga Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Akor Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT I, Palembang mengalami luka di pipi sebelah kiri dan temannya Faldi (20), mahasiswa yang juga Ketua  Mapala UMP mengalami luka di  bibir sebelah kiri, (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts