Palembang, Sumselupdate.com– Bagi umat muslim, momentum Idul Adha dikenal juga sebagai hari raya qurban. Pada hari raya ini, hewan-hewan qurban akan disembelih sesuai syariat Islam. Yang menajubkan, berdasarkan saintis, ternyata hewan qurban itu sama sekali tidak merasakan sakit ketika disembelih.
Fakta tersebut ditemukan oleh dua ilmuwan Jerman, Profesor Wilhelm Schulze dan Dr. Hazim, dari Universitas Hanover, Jerman. Mereka membandingkan penyembelihan hewan konvensional di Barat dengan penyembelihan sesuai syariat Islam. Keduanya ingin membandingkan metode manakah yang lebih manusiawi. Demikian dilansir okezone.news dari Oocities, Jumat (9/9).
Sebagai perbandingan, dalam syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan pisau yang tajam, dengan memotong 3 saluran pada leher, yaitu saluran makan, saluran napas serta dua saluran pembuluh darah, yaitu arteri. Sementara dalam metode konvensional barat, penyembelihan biasanya dilakukan dengan Pistol listrik untuk membuat hewan pingsan.
Untuk mendapatkan hasil yang valid, kedua peneliti ini memasang microchip yang disebut Electro Encephalograph (EEG). EEG dipasang di otak untuk merekam rasa sakit ketika disembelih. Di bagian jantung sapi-sapi itu juga dipasang Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih.
Hasilnya? Penyembelihan sesuai syariat Islam tidak menimbulkan rasa sakit pada hewan yang dikurbankan. Pasalnya, Pada 3 detik pertama setelah ternak disembelih tercatat tidak ada perubahan pada grafik EEG. Hal ini mengindikasikan tidak ada rasa sakit.
Pada 3 detik berikutnya, EEG pada otak kecil merekam adanya penurunan grafik secara bertahap yang sangat mirip dengan tidur. Setelah itu, EEG pada merekam adanya penurunan grafik secara bertahap hingga sapi itu benar-benar kehilangan kesadaran.
Sebaliknya, penyembelihan konvensional ala Barat menunjukkan peningkatan grafik EEG yang signifikan. Hal ini mengindikasikan adanya rasa sakit. Di pengujian ECG, grafik menunjukkan penurunan grafik, yang mengakibatkan jantung kehilangan kemampuan untuk menarik darah. Alhasil, darah tidak mampu keluar sehingga membuat daging tidak aman dikonsumsi. (shn)











