IKA Unsri Beri Bantuan Ketiga Mahasiswi Korban Kecelakaan

Minggu, 24 Februari 2019
Penyerahan bantuan kepada salah satu korban.

Palembang, Sumselupdate.com – Sekitar sepekan lalu terjadi musibah kecelakaan antara travel mini bus dan Bus Pahala Kencana di simpang arah Tol Palindra. Tiga di antara korban merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya (Unsri).

Melihat hal ini Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA Unsri) menunjukkan peran sosial dalam kepedulian terhadap keluarga besarnya, dengan memberikan bantuan biaya pengobatan terhadap keluarga yang sedang dapat musibah.

Read More

“Baik mahasiswa, dosen, alumni dan Unsri sendiri sudah menjadi bagian keluarga besar IKA Unsri. Ini salah satu bentuk kepedulian kita,” kata Wakil Sekjen IKA Unsri HMS Sumarwan didampingi Direktur Eksekutif IKA Usri Dr Diah Kusuma Putri saat mengunjungi korban Khalidya Nur Fajria di RS Charitas Palembang, Minggu (24/2/2019).

Selain Khalidya yang dirawat RS Charitas, Sumarwan bersama jajaran IKA Unsri juga membesuk dan memberikan bantuan kepada korban lain, yakni Grasela Triandari yang dirawat di RS Bari Palembang dan Thalia Syahvira yang dirawat di RSMH Palembang.

“Kami keluarga besar IKA Unsri mendoakan agar yang sedang mendapat musibah ini cepat pulih dan bisa melanjutkan aktifitas perkuliahan, serta cepat selesai kuliahnya,” kata Sumarwan lagi.

Selain dalam bentuk material, pihaknya juga memberikan support moril, serta memastikan dan koordinasi dengan pihak rumah sakit agar ketiga mahasiswa tersebut tetap mendapatkan perawatan.

“Seperti diketahui salah satu korban merupakan pasien umum, tidak ada penjamin. Meski kami dan berapa pihak lain seperti, pihak kampus, dan mahasiswa telah mengupayakan bantuan dana, namun saat ini juga sedang kami upayakan bisa ditanggung penjamin seperti BPJS,” jelasnya.

Sementara itu, Uzairi, orangtua Khalidya mengucapkan terima kasih kepada IKA Unsri beserta pihak kampus dan mahasiswa atas kepeduliannya. Sekaligus ia meminta doa semua pihak agar anaknya itu cepat sembuh.

“Kondisi Khalidya 4 hari lalu sempat sadar, namun menurut dokter otaknya tidak boleh berpikir dulu, sehingga harus diistirahatkan atau tidur,” katanya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts