Palembang, Sumselupdate.com – Ketua ICMI Sumsel Prof Dr Ir Anis Saggaff MSCE menilai banyak kelemahan yang dialami umat muslim dewasa ini dan masyarakat sekarang tengah mengalami krisis akhlak. Mulai dari anak-anak hingga orang tua. Baik masyarakat umum maupun para pejabat. Selain itu, pendidikan di Indonesia juga kurang aktif, baik negeri maupun swasta nyaris kalah dengan negara baru seperti Papua Nugini.
“Apalagi dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, kalah jauh kita,” ujar Anis saat pembukaan Silaturahmi Kerja Wilayah Pertama (SILAKWIL I) 2017 Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) se-Indonesia di Aula Gedung Pusat Informasi Haji (PIH) Asrama Haji, Jumat (17/2/2017).
Anis juga menerangkan, masyarakat saat ini tengah mengalami lemahnya ukhuwah antar umat, lemahnya politik dan ekonomi, serta tokoh-tokoh banyak yang kehilangan panggungnya.
“Jadi dengan melihat hal itu, kami ingin memberikan rumusan kepada Pemprov Sumsel untuk mengambil lngkah ke depannya. Selain melakukan silaturahmi kerja, ke depan ICMI juga ingin memberlakukan kegiatan yang menyentuh ke masyarakat,” paparnya.
Kedepan menurutnya program ICMI Sumsel dalam pembangunan di Sumsel akan lebih banyak, di bidang ekonomi dan pendidikan serta rencana pembangunan ICMI Tower dan ICMI Hall di Jakabaring. “Salah satuhnya pendirian Mini Mart Halalan Toyyiban mini market ini dikelola oleh ICMI yang menyediakan produk-produk halal bagi umat muslim,” katanya.
Sedangkan d ibidang pendidikan, ICMI Sumsel fokus mengembangkan sekolah Ulil Albab yang rencananya juga akan segera diwujudkan. “Diperkirakan pembanguan tower ini memakan dana sekitar Rp36 miliar, gedung 18 lantai yang rencana nya akan dibangun bersebelahan dengan Masjid Sriwijaya di Jakabaring,” paparnya.
Sementara itu Ketua Umum ICMI Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan dalam Silakwil I ICMI adalah musyawarah memberikan perspektif nasional mengenai isu-isu kerukunan antar umat beragama yang sangat menonjol akhir-akhir ini terutama saat menjelang Pilkada serentak.
“Jangan karena Pilkada kerukunan antar umat beragama terpecah belah, jika ada perselihan bisa diselesaikan melalui jalur hukum, bagi yang kalah dalam pemilihan segera ucapkan selamat kapada yang menang para pendukung tidak emosi dan bagi yang menang tidak langsung jumawa agar bisa menunggu keputusan yang dari KPU,” imbuhnya.
Selain itu dalam acara tersebut juga dilakukan penandatangan piagam antara ICMI Sumsel, MUI Sumsel, Unsri dan UIN Raden Fatah terkait produk halal. (ery)











