Bupati OKU Sambut Syekh Luay Achmad Suhairi dari Palestina

Kunjungan Dewan Dakwah Provinsi Sumsel dan Syekh Luay Achmad Suhairi dari Palestina di Guest House Kabupaten OKU, Selasa (04/02/2020).

Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menerima kunjungan Dewan Dakwah Provinsi Sumsel dan Syekh Luay Achmad Suhairi dari Palestina di Guest House Kabupaten OKU, Selasa (04/02/2020). Pada penerimaan itu, Bupati OKU didampingi wakil ketua ICMI KORDA OKU Hassan HD.

Hanif Abdullah Azzam dari pondok Pesantren Khusnul Khotimah Kuningan Jawa Barat menghimbau kepada pelajar untuk mendapatkan beasiswa untuk di negara Timur Tengah seperti Turki, Yordania. Untuk mendapatkan beasiswa itu, katanya, bukan hanya bergantung pada kepintaran semata tetapi harus banyak menjalin komunikasi sesama pondok pesantren dan juga lewat media sosial.

Bacaan Lainnya

Dewan dakwah Provinsi Sumsel Drs. Juhartono, LC mengharapkan pemerintah daerah dapat membantu dan mendukung kegiatan yang dilakukan dewan dakwah Provinsi Sumsel ini. Program yang dilakukan salah satunya mendidik sedikitnya 10 mahasiswa Sumsel untuk belajar di Timur Tengah.

“Selain itu juga kegiatan menyelenggarakan program dai-dai di pedesaan dengan menggunakan dana umat.”ujaranya.

Lebih lanjut dewan dakwah provinsi Sumsel mengajak Baznas untuk bersinergi menjalin ukhuwah islamiyah dalam menyatukan NKRI.

Sementara itu Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menyambut baik kedatangan Syekh Luay Achmad Suhairi dari Palestina. Menurutnya, Syekh dari palestina sudah 4 kali di datangkan untuk masyarakat Kab OKU bekerjasama dengan dewan dakwah Provinsi Sumatera Selatan.

“Pemerintah Kabupaten OKU mendoakan perjuangan umat muslim di palestina agar apa yang dicita-citakan dapat tercapai meraih Ridho Illahi,” ujar Kuryana.

Dirinya berharap, dengan kedatangan Syekh dari Palestina ini dapat menjadikan nilai tambah di dunia keislaman bagi masyarakat Kab OKU.

Selain itu juga dapat menginspirasi masyarakat terutama bagi siswa yang belajar di pondok pesantren di Kab OKU untuk belajar dan memperdalam ilmu agama islam ke luar negeri.pungkas Kuryana.(arm)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.