Humanis di Tengah Tongkrongan Remaja, AIPDA Paino Polisi Pagaralam Turun Cegah Balapan Liar

Writer: - Kamis, 14 Mei 2026
Satlantas Polres Pagar Alam menggencarkan edukasi humanis kepada kalangan remaja di kawasan Air Perikan untuk menekan aksi balapan liar dan membangun budaya tertib berlalu lintas. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Pagaralam, Sumselupdate.com – Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap aksi balapan liar yang kerap melibatkan anak muda, personel Satlantas Polres Pagaralam memilih turun langsung ke titik kumpul remaja untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas secara humanis.

Langkah itu terlihat saat AIPDA Paino SE menyambangi kalangan remaja di kawasan Indomaret Air Perikan, Kota Pagar Alam, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Read More

Bukan dengan pendekatan represif, petugas justru membangun komunikasi santai dan persuasif kepada para remaja yang sedang berkumpul. Dalam suasana akrab tersebut, pesan-pesan keselamatan disampaikan secara langsung agar generasi muda lebih sadar akan risiko berkendara yang ugal-ugalan di jalan raya.

Fokus utama imbauan adalah pencegahan balapan liar yang dinilai bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara maupun masyarakat pengguna jalan lainnya. Petugas mengingatkan bahwa aksi tersebut berpotensi memicu kecelakaan fatal dan mengganggu ketertiban umum di Kota Pagaralam.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur SH melalui personel Satlantas AIPDA Paino SE menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Baca juga : Balapan Liar Dua Mahasiswa di Palembang Tabrak Dua Pejalan Kaki, Satu Korban Tewas di Tempat ‎

“Generasi muda harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jangan jadikan jalan raya sebagai arena balapan liar karena risikonya sangat besar, bukan hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar AIPDA Paino SE.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan helm standar, memakai knalpot sesuai spesifikasi, tidak melakukan modifikasi kendaraan secara berlebihan, melengkapi surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, hingga menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara.

Menurut petugas, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial untuk menjaga keselamatan bersama di jalan raya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur SH menilai pendekatan humanis kepada remaja menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran sejak dini dibanding hanya melakukan penindakan semata.

Baca juga : Tak Terima Ditegur Saat Balapan Liar, 2 Desa di OKU Bentrok Berdarah, 4 Warga Terluka

“Kami mengimbau kepada seluruh generasi muda agar sayang terhadap diri sendiri dan masa depan. Hindari balapan liar, patuhi peraturan lalu lintas, jadilah pengguna jalan yang tertib, karena keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keselamatan orang lain sehingga tercipta situasi yang aman, tertib dan kondusif di Kota Pagaralam,” tegasnya.

Upaya yang dilakukan Satlantas Polres Pagar Alam itu menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia remaja. Di tengah maraknya tren kebut-kebutan di jalan raya, pendekatan edukatif dinilai menjadi cara efektif untuk menyentuh kesadaran generasi muda agar lebih menghargai keselamatan dan masa depan mereka sendiri. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts