Herman Deru: Setelah Perkada Diteken Rabu 20 Mei Nanti, PSBB Palembang Sudah Bisa Diterapkan

Senin, 18 Mei 2020
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat mendatangi Kantor Walikota Palembang guna memonitoring Rancangan Perwali dan Kesiapan PSBB, Senin (18/5/2020).

Palembang, Sumselupdate.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai diberlakukan pada Rabu, 20 Mei 2020.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sumsel H Herman Deru saat mendatangi Kantor Walikota Palembang guna memonitoring Rancangan Perwali dan Kesiapan PSBB, Senin (18/5/2020).

Read More

Menurut Herman Deru, pada Rabu, 20 Mei nanti akan ditandatangani peraturan kepala daerah (perkada) PSBB dan secara otomotis PSBB itu sudah dapat berjalan.

“Jadi setelah tanggal 20 Mei ditandatangani perkada secara otomotis PSBB sudah berjalan. Artinya setelah ditandatangani Perkada kita sudah berjalan PSBB, Namun H+2 Lebaran itu dilakukan untuk sanksinya saja,” ungkapnya.

Menurut Deru, payung hukum untuk PSBB yang meliputi Sumsel ini sudah selesai Pergub-nya dan menjadi acuan draft-draft hukum bagi setiap kabupaten/kota untuk pelaksanaan PSBB di daerahnya.

Dijelaskan HD pelaksaan PSBB itu sebenarnya bisa dilakukan setelah disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI, namun dia mengingatkan lagi bahwa dalam pelaksanannya perlu perkada dirancang dengan baik karena di setiap daerah itu berbeda.

“Sebenarnya PSBB itu bisa kita mulai, namun setiap daerah itu kan berbeda-beda. Yang pasti Kota Palembang tidak sama seperti kota-kota di luar sana. Jadi jika ada masyarakat yang bilang langsung PSBB itu sebenarnya bisa namun kita lihat kondisi,” terangnya.

Pastinya, kata Deru di dalam pelaksanaan PSBB itu, menurut Herman Deru, tidak hanya petugas di lapangan namun peran serta dari masyarakat itu sendiri sehingga suksesnya pelaksanaan PSBB jika ingin memutus mata rantai penyebaran covid19.

“Maka tidak mungkin Pemerintah Kota sendiri, namun butuh bantuan semua pihak. Tapi yang paling penting peran masyarakat itu sendiri, tidak mungkin sukses kalau tanpa peran serta masyarakat,” tambahnya.

Dia juga mengingatkan kepada Pemkot Palembang dalam pemberlakuan PSBB untuk tidak melupakan pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial.

“Jadi saya harap tiga dimensi itu baik kesehatan, sosial dan ekonomi tidak dilupakan. Apalagi pertumbuhan ekonomi Sumsel untuk triwulan 1 tahun 2020 terbaik di Sumatera, Artinya beberapa langkah kita untuk menyentuh dimensi ini tidak salah,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Palembang H Harnojoyo mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru atas perhatian dan kepeduliannya terkait pelaksanaan PSBB.

Harnojoyo berharap PSBB ini dapat mencapai target dan sesuai harapan semua.

“Bagaimana pemberlakuan PSBB mencapai target sesuai harapan kita semua. Kita harap virus Corona yang mewabah saat ini betul-betul hilang dari Palembang atau pun Indonesia,” tuturnya.

Sebelumnya, lanjut Harnojoyo Kota Palembang telah membentuk tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Bahkan Kota Palembang telah melakukan beberapa upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di antaranya, telah meliburkan sekolah, imbauan penggunaan masker, mengimbau masyarakat untuk beribadah di rumah, dan lainnya.

Dikatakannya, pelaksanaan PSBB ini sudah dilakukan di Kota Palembang namun pelaksananya saja harus dikuatkan dengan kekuatan hukum.

“PSBB ini sebenarnya sudah kita jalankan dan lakukan namun resminya dilaksanakan dengan kekuatan hukum dengan pelaksanaan sanksi. Jadi kita sudah laksanakan PSBB di Kota Palembang namun pelaksanannya saja,” katanya.

Menurutnya, mulai besok Pemkot Palembang akan mulai mensosialisaikan kepada masyarakat baik dunia usaha maupun tokoh agama terkait pelaksanaan PSBB ini.

“Besok kami akan sosialisaikan kepada masyarakat baik dunia usaha maupun tokoh agama. Jadi peran serta semua baik masyarakat untuk dapat mensukseskan pelaksanaan PSBB untuk memutus penyebaran Covid-19,” jelasnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts