Herman Deru Buka MTQ XXXI Sumsel di Lahat, Targetkan Kafilah Masuk 5 Besar Nasional

Writer: - Rabu, 24 Juni 2026
Kafilah dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan mengikuti pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumsel yang digelar di Kabupaten Lahat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Lahat, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Lahat, Selasa (23/6/2026).

Pembukaan MTQ tersebut menjadi momentum penting dalam menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Sumatera Selatan pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.

Read More

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga bagian dari proses pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“MTQ ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana menjaring peserta terbaik yang akan membawa nama Sumatera Selatan pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang,” ujar Herman Deru.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lahat yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tahun ini. Menurutnya, kesiapan panitia dan dukungan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kafilah dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan mengikuti pembukaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumsel yang digelar di Kabupaten Lahat. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Gubernur juga menyoroti pentingnya independensi dewan hakim dalam memberikan penilaian. Ia menegaskan bahwa hasil penilaian akan menentukan wakil terbaik Sumatera Selatan yang akan berlaga di tingkat nasional.

“Dewan hakim memiliki tanggung jawab besar karena hasil penilaian akan menentukan utusan Sumatera Selatan di MTQ Nasional. Karena itu, objektivitas dan profesionalisme harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

Herman Deru optimistis Sumatera Selatan mampu mempertahankan tren positif prestasi di ajang MTQ nasional. Ia mengingatkan bahwa Sumsel pernah masuk 10 besar nasional pada 2006, namun sempat mengalami penurunan prestasi sebelum kembali bangkit dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kebangkitan tersebut tidak terlepas dari Program Satu Desa Satu Rumah Tahfiz yang digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, pondok pesantren, serta masyarakat.

“Program rumah tahfiz telah melampaui target yang ditetapkan. Hasilnya tidak hanya melahirkan hafiz dan hafizah, tetapi juga meningkatkan kualitas peserta MTQ. Alhamdulillah, pada MTQ Nasional 2022 Sumatera Selatan kembali masuk 10 besar nasional dan prestasi itu terus meningkat,” katanya.

Ia berharap hasil MTQ tingkat provinsi tahun ini mampu melahirkan kafilah yang siap bersaing di tingkat nasional dan membawa Sumatera Selatan masuk dalam jajaran lima besar nasional.

“Kita ingin Sumatera Selatan tetap berada di kelompok elite nasional. Target kita minimal masuk lima besar nasional melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, Herman Deru berpesan agar menjadikan MTQ sebagai sarana memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Ikutilah MTQ ini dengan sungguh-sungguh. Jangan hanya mengejar gelar juara, tetapi jadikan ajang ini sebagai kesempatan untuk membawa nama baik daerah dan berlomba dalam kebaikan,” pesannya.

MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sumatera Selatan diikuti kafilah dari 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan generasi Qurani yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts