Laporan: Syakbanuddin
Kayuagung, Sumselupdate.com – Masyarakat Lingkungan III, RT 07, Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak heboh.
Pemicunya adalah Ketua Masjid Nurul Iman di lokasi tersebut dibacok bendahara masjid saat menunaikan shalat Magrib, Jumat (11/9/2020), sekitar pukul 18.15 WIB.
Belakangan diketahui korban pembacokan itu bernama Muhammad Arif, SPd, MM (61), warga setempat. Pensiunan PNS ini mengalami dua luka bacok menganga di bagian leher atas sebelah kiri.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Kayuagung. Namun luka yang dialami korban cukup parah, selanjutnya dirujuk ke RSK Charitas Palembang.
Sementara tersangka Meyudin (49), warga di lokasi yang sama dengan korban saat ini sudah diamankan di Rutan Polsek Kayuagung.
Kapolres OKI melalui Kasubag Humas Polres OKI, AKP Iriansyah kepada Sumselupdate.com, Sabtu (11/9/2020), mengatakan, peristiwa pembacokan ini dipicu tersangka selaku bendahara dan Ketua Perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tersingung dan tidak senang kunci kotak amal diminta oleh korban yang merupakan ketua masjid.
Korban sendiri meminta kunci kotak amal kepada pelaku saat selesai shalat Jumat siang kemarin.
Nah, ketersinggungan pelaku rupanya menimbulkan dendam. Sore harinya, saat korban tengah menunaikan shalat Magrib secara berjamaah, pelaku dengan beringas membacok korban sebanyak dua kali dengan parang panjang hingga ketua masjid ini terkapar mandi darah.
Berdasarkan keterangaan dari warga, jika pelaku sempat ikut shalat berjamaah dengan korban. Namun saat di rakaat pertama berlangsung, tersangka tiba-tiba keluar barisan shalat dan pulang ke rumah.
Ternyata pelaku kembali lagi ke dalam masjid dengan menenteng parang panjang. Tanpa banyak basa-basi, pelaku mengayunkan parang tersebut sebanyak dua kali ke bagian leher hingga korban terkapar mandi darah.
Melihat kejadian mengerikan itu, sontak pelaksanakan shalat Magrib bubar dan masyarakat pun mendadak geger. Sedangkan pelaku kabur bersembunyi di salah satu halaman rumah warga.
Petugas dibantu jamaah masjid pun berusaha melakukan pengejaran. Tak berselang lama, pelaku berhasil diamankan personel kepolisian bernama Aipda Khoril Sobri dan jamaah Masjid Nurul Iman untuk diserahkan ke Polsek Kayuagung guna diproses lebih lanjut.
AKP Iriansyah mengatakan, guna meredam peristiwa berdarah ini tidak melebar, aparat sudah mendatangi rumah korban dan RT setempat, jika perkara ini sudah ditangani dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (**)










