Banyuasin, Sumselupdate.com- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumsel, untuk segera membangun kembali Rumah Dinas (Rumdin) polisi yang sempat terbakar beberapa waktu lalu, serta merekonstruksi fungsi resapan air di lapangan upacara Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung.
Gubernur Sumsel Herman Deru menuturkan, SPN Betung telah banyak melahirkan generasi muda Polri di level bintara Polri yang andal dan memiliki kompetensi serta karakter yang kuat. Oleh sebab itu, atas izin Kapolda Provinsi Sumsel, dia menginisiasi langsung untuk merenovasi beberapa bangunan dan membuat resapan air.
“Atas izin Kapolda Provinsi Sumsel,
saya ingin membangun dan merekonstruksi agar siswa disini lebih kita perhatikan, mereka dibutuhkan oleh negara ini. Saya menilai dari segi bangunan sudah cukup bagus. Apalagi gedungnya sudah berdiri tegak, sehingga yang diperlukan hanya renovasi saja,” ungkap Herman Deru usai meninjau langsung SPN Polda Sumsel di Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (16/9/2020).
Ia juga menginginkan SPN Polda Sumsel untuk berkerjasama dengan Pol PP se- Provinsi Sumsel untuk mengadakan pendidikan dasar secara periodik agar Pol PP dibekali dengan ilmu yang benar dari institusi yang resmi.
“Tidak hanya ditempa di lapangan, pendiddikan dari institusi resmi juga perlu. Harapan saya SPN menjadi sekolah yang membanggakan bagi seluruh orang tua bahkan negara ini, dan bertaraf international,” kata Herman Deru didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH.
Sebagai pemimpin di daerah, Deru mengaku bangga dengan anggota Polri yang telah mengabdikan diri dan sumbangsih untuk daerah bahkan negara ini.
“Negara sangat membutuhkan kepolisian. Secara pribadi dan atas nama masyarakat Provinsi Sumsel, saya mengucapkan terimakasih atas kinerja kalian semua dan teman-teman. Kita tetap berusaha untuk mempertahankan label zero konflik, mudah-mudah-mudahan tidak pernah terjadi konflik antarsuku, ras, agama dan paham politik,” pungkasnya. (rill)











