Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Masyarakat di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak geger menyusul viralnya siaran langsung pasien Covid-19 di media sosial facebook yang menyatakan dalam kondisi sehat dan dikelilingi keluarga dekatnya tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD).
Pasien yang dinyatakan Gugus Tugas positif terinfeksi virus Corona membuat video sanggahan di media sosial Facebook dengan akun Asnah Gucci.
Dalam video lewat akun facebook-nya dengan menyatakan bahwa dirinya tidak sedang sakit dan dalam keadaan sehat. Bahkan terlihat beberapa orang ada di rumahnya yang sama sekali tidak menggunakan APD.
Wanita yang direkam dari jarak dekat oleh diduga anak perempuannya itu menyatakan dirinya sehat dan membantah dijemput paksa dan dibawa ke rumah sakit di Palembang.
Perempuan yang mengenakan daster warna kecoklatan dan jilbab berwarna hijau itu membantah jika ada kabar kalau dirinya pingsan di terminal.
Terkait video viral yang sudah ditonton lebih dari 1.700 viewer tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian, MSi membenarkan jika wanita di video tersebut pasien 013.
Menurut Samsul Bahri, pasien yang tidak mau mengaku sakit atau terpapar Covid-19 itu, merupakan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG).
“Pasien tersebut tidak mengaku sedang sakit, dia merupakan pasien berstatus OTG. Yang bersangkutan memang tidak dalam keadaan sakit, namun ada virus di dalam tubuhnya,” ujar Samsul Bahri.
Terkait ada beberapa orang di dekat wanita tersebut yang tanpa mengenakan APD, Samsul Bahri menyayangkan hal tersebut.
Maka dari itu dia meminta warga sekitar rumah pasien untuk tidak berkunjung ke rumah pasien sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh dari Corona.
“Kita akan melakukan langkah persuasif kepada pasien untuk dilakukan isolasi di ODP Center,” katanya.
Namun jika pasien tidak kooperatif atau tidak mau diisolasi di ODP Center, maka akan dilakukan upaya paksa.
Hal ini untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di sekitar wilayah rumah pesien. “Jika tidak kooperatif maka akan kita lakukan jemput paksa,” tegas Samsul.
Sementara itu, pantauan Sumselupdate.com rekaman dari video siaran langsung yang berdurasi lebih kurang 21 menit dari pasien 013 itu sekitar pukul 17.30 WIB sudah dihapus oleh pemiliknya.
Sebelumnya, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, jika pasien 013 itu terpapar di acara hajatan.
“Kemarin tanggal 15 September 2020 ada satu penambahan kasus positif terpapar Covid-19 warga Pagaralam. Diduga pasien ini tertular saat acara hajatan,” ujar Walikota Pagaralam saat melepas tim penyemprotan Disinfektan di seluruh wilayah Kota Pagaralam, siang tadi. (**)










