Hari Pertama Diterapkan, Pengendara Bingung

Petugas Satlantas OKU dan Dishub melakukan penjagaan sosialisasi pengalihan arus di Jalan A Yani Baturaja.

Baturaja, Sumselupdate.com – Hari pertama penerapan rekayasa penutupan jalan di kawasan Jalan Dr M Hatta depan RS Ibnu Soetowo, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) mulai diterapkan Senin (22/1/2018).

Jalur dialihkan dari aran Jembatan Ogan I, lurus ke Jalan A Yani Baturaja. Bagi yang hendak menuju RSUD harus memutar jalan terlebih dahulu melalui jalan A Yani Baturaja.

Read More

Namun,  hal ini membuat para pengendara mengeluh, pasalnya jalur yang dilewati berubah total dan jauh jaraknya.  Pantauan di lapangan banyak pengendara kebingungan dengan penerapan tersebut. Bahkan jalur jalan A Yani mengalami kemacetan.

“Tambah jauh muternya, macet juga,” ucap Dirga salah satu pengendara.

Kepala Dinas Perhubungan, Kab OKU Aminilson, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pemortalan atau penutupan jalan Dr M Hatta depan RSUD baru diterapkan hari ini. Untuk sementara suasana arus lalulintas masih lancar dan normal.

“Memang masih ada beberapa pengendara yang belum tahu. Makanya kita siagakan petugas untuk mensosialisasikan dan memberitahu arah,” kata Aminilson.

Ia menjelaskan, rencananya pemortalan jalan Dr M Hatta depan RSUD Baturaja itu akan dilakukan secara permanen. Jalan itu nantinya akan dijadikan lahan parkir RSUD Baturaja.

“Saya sudah lihat site plan dari PU, nantinya setelah pembangunan RSUD maka jalan itu direncanakan akan dijadikan parkir RSUD,” katanya.

Jalan M Hatta itu memang merupakan jalan Kabupaten. Dengan penerapan jalan jadi tempat parkir itu pastinya akan diatur dengan perda. Tetapi hal itu pastinya ada yang memiliki tupoksi terkait hal tersebut.

“Kalau kita hanya sebatas pemasangan rambu-rambu,” kata Aminilson, sekarang ini penutupan jalan atau simulasi jalan ini masih tahap uji coba.

“Kita lihat dulu perkembangan ke depan beberapa hari ini,” katanya.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari dan Kasat Lantas Polres OKU, AKP Chandra Kirana, SIK, melalui Kanit Patroli, Aipda Andi H ZN saat dikonfirmasi mengatakan sampai saat ini terlihat simulasi pemindahan jalur jalan terlihat normal.

Untuk hari pertama ini dan beberapa hari ke depanya, mereka menyiagakan anggota Polisi bekerja sama dengan pihak Dinas Perhubungan melakukan penjagaan dan sosialasi.

“Bagi yang melanggar mungkin belum tahu. Jadi kita hanya memberikan himbauan dan arahan. Tidak melakukan penilangan selama masa uji coba rekayasa jalan ini,” katanya.

Disinggung banyak pekerja rumah sakit inging bekerja, kata Aipda Andi tidak perlu bingung. Jika melalui jalan jembatan Ogan I, memutar dulu melewati jalan A Yani. “Uji coba ini akan dilakukan selama tiga hari. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi,” jelasnya. (wid)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.